Apalagi setelah ternyata di kontrak dicantumkan bahwa boleh membawa keluarga. Dan tidak hanya membawa keluarga saja, sejumlah fasilitas yang sangat jauh di atas kepuasan juga diberikan oleh perusahaan.

Biaya kesehatan seluruh anggota ditanggung oleh Perusahaan sampai empat anak. Biaya sekolah ditanggung oleh Perusahaan sampai dengan anak ke empat. Dan biaya sekolah di sini sangat mahal. Biaya sekolah anakkuyang baru kelas tiga SD saja hampir seratus juta rupiah per tahun, itu pun sekolah menengah, bukan sekolah elit.
Karena jadwal shift yang umum untuk pekerja di dunia Petrokimia atau Oil & Gas sepertiku adalah empat hari kerja dan empat hari libur. Sehingga aku memiliki banyak waktu untuk mempelajari hal-hal baru dan meneruskan hobi yang sudah ditekuni sejak lama, menulis via blog atau website pribadi.

Dengan waktu yang sangat luas itu, aku juga bisa menyempatkan waktu untuk mempelajari ilmu desain grafis. Dengan menggabungkan kedua skill itu, aku mulai rutin membuat materi dakwah yang dibuat ke dalam bentuk poster atau infografis, bisa dilihat di Instagram @didaytea. Gambaran keindahan Qatar juga aku abadikan di Instagram @amazinglifeinqatar.
Aku juga mempelajari fotografi, sampai alhamdulillah pernah mendapatkan medali perak dan perunggu di kontes fotografi internasional Al Thani Award dan mendapat hadiah puluhan juta Rupiah.
Yang paling tidak terasa tapi luar biasa itu ya akhirnya bisa mendapatkan gelar sarjana Ekonomi dari Universitas Terbuka UPBJJ Qatar.


