Anak saya menyatakan pendapatnya tentang cita-cita, “Aku nggak cuma mau hidup, Yah. Aku mau hidup dengan cara yang bikin aku bangga dan bahagia. Aku udah bikin portofolio, ikut beberapa proyek freelance juga.”
Dialog Ayah dan Anak Tentang Cita-Cita

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Anak saya menyatakan pendapatnya tentang cita-cita, “Aku nggak cuma mau hidup, Yah. Aku mau hidup dengan cara yang bikin aku bangga dan bahagia. Aku udah bikin portofolio, ikut beberapa proyek freelance juga.”

Kadang kita ingin anak jadi dokter, insinyur, PNS, TNI, karena itu simbol kesuksesan di generasi kita. Tapi dunia sudah berubah. Anak mungkin ingin jadi desainer game, penulis puisi, fotografer, atau konten kreator. Tugas kita bukan mencetak anak jadi versi ideal kita, tapi membimbing mereka menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

Seorang guru menyemangati, “Hebat! Bagus! Lihat itu, Marina! Kalian harus punya cita-cita setinggi langi! Kata Bung Karno, gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, karena kalaupun gagal, kamu akan jatuh di antara bintang-bintang! “