Aku dan Jordy jalan kaki ke Nizami Ganjavi Metro Station, sekitar 1 km supaya badan hangat. Natasha flue berat. Aku juga flue tapi hari ini …
Literacy Journey: Kisah Inspiratif dan Cerita Anak

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Aku dan Jordy jalan kaki ke Nizami Ganjavi Metro Station, sekitar 1 km supaya badan hangat. Natasha flue berat. Aku juga flue tapi hari ini …

Tokoh Kita mencoba menyuguhkan orang-orang yang sudah memberi kita inspirasi. Tokoh inspiratif kita bisa saja ayah-ibu dan saudara kita. Dia guru kita. Sahabat kita yang berprestasi di seni dan olahraga, siapa pernah tahu. Tukang bakso yang berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga jadi sarjana. Ayo, tuliskan!

saya sebagai Duta Baca Indonesia seolah menemukan mutiara hitam. Saya, Bambang Prakoso dan Aditya Akbar Hakim – mereka pengelola Iqro Semesta yang jadi ayah angkat Syauqi, menasbihkan Syauqi Pradau asli Bima, NTB, sebagai penulis masa depan Bima.

Perjalanan menuju atas penuh perjuangan, tapi kejatuhan bisa datang secepat kilat. Maka, tetaplah rendah hati. Tetaplah kuat. Dan jangan berhenti belajar. Karena yang benar-benar bertahan bukan hanya yang bisa naik, tapi yang tahu caranya tetap membumi.

Ketika Aku Menjadi Ibu. Setiap ceritamu berharga. Jangan biarkan momen indah sebagai ibu hilang begitu saja. Yuk, tulis dan abadikan dalam buku yang akan dikenang selamanya!

Kang Dedi Mulyadi berharap jika ia kembali ke Majalengka bisa bertemu dengan ibu Sandi yang dinilai berhasil mendidik anak meski memiliki keterbatasan. “Salam hormat pada ibu karena sudah melahirkan anak yang hebat meski ditinggalkan oleh ayahnya tidak membuat putus asa dan tumbuh menjadi anak yang hebat,” pungkas KDM

Bagaimana kamu mendidik anak? Formal atau informal? Bacalah buku antologi kisah pembelajaran sepanjang hayat atau lifelong learning ini dimana konsep belajar yang tidak terbatas pada ruang kelas formal. Kegiatan ini dijalankan secara sukarela oleh individu. Di buku ini saya satu buku bersama Gol A Gong yang menceritakanj kisah “Di Meja Makan”-nya.

Saya sebagai orang tua, ketika membaca tulisan di buku ini, ikut merasakan betul perjuangan mereka mengumpulkan persyaratan untuk menerima beasiswa, dana yang terbatas tidak mengendorkan semangat mereka meraih beasiswa. Tanpa terasa kedua mata saya basah. Mereka adalah anak-anak saya juga.

Sebelum meninggalkan Manokwari, Kak Dewi menyumbangkan sebagian bukunya ke komunitas baca. Mariah Rosse Lewuk – pengelola Komunitas Rimba, yang menerima buku tersebut. “Saya barusan rencana mau antar ke rumah, tapi sekalian saja buku-buku ini nanti dibawa,” ujarnya saat kami berkunjung Senin, 18 Juni 2024.

Pekerjaan bukanlah sekadar aktivitas sehari-hari, melainkan sebuah investasi dalam kehidupan yang lebih baik. Kisah para penjual sapu dan penjual asongan di pasar Rau mengajarkan kita tentang nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab.

Pelatihannya gratis. Lombanya tidk berbayar. Dapat hadiah uang lagi. Itulah SIP Publishing.

Salam termasuk pembelajar yang gigih. Ketika aku memercayakan kepada dia sebagai Menejer Penerbitan Gong Publishing tahun 2014, hingga hari ini tetap berjalan mulus. Banyak buku yang diterbitkan. Dia berhasil membantu mewujudan orang-orang yang ingin menerbitkan buku.

Enam tahun bergulir, tepatnya 2013, Roro mendirikan “Bank Sampah Sahabatku”. Tanpa diduga, tahun 2015 mendapat bantuan motor roda 3 dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga.

Anak muda Banten itu hebat-hebat. Kita semua harus menjaga iklim kreativitas ini, agar tetap produktif. Selamat, Aldi!