Para Tutor di Rumah Dunia Sejak 1998 – 2020

Rumah Dunia dimulai di garasi rumah, pindah ke teras rumah pada 1998. Saat itu Tias Tatanka yang membacakan dongeng kepada 2 anak kami yang masih balita – Nabila Nurkhalishah (1 tahun) dan Gabriel masih di kandungan. Saya saat itu bolak-balik Serang – RCTI di Kebon Jeruk.

Tahun 2000 kami berhasil membebaskan tanah seluas 1000 m2 di halaman belakang rumah. Kami membangun pendopo di tengah kebun. Tias terus saja mendongeng kepada anak-anak kecil di kampung Ciloang sambil menyusui putra kedua, Gabriel Firmansyah. Saat itu suasananya lebih pada mendongeng dan bermain. Kami ingin Nabila dan Gabriel tumbuh di lingkungan literasi yang sehat.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Minggu Seru dan Rumah Dunia TV

Minggu siang, 28 Juni 2020, areal dalam Rumah Dunia ramai. Kangen-kangenan tetapi tetap dengan protokol kesehatan. Para relawan Rumah Dunia yang tidak tidur di mess relawan berkumpul. Memang tidak banyak yang datang. Ada Toto ST Radik, Ardian Je, Gading Tirta, dan Rizki.

Rumah Dunia adalah Komunitas Literasi di Serang Banten, lokasinya di halaman belakang rumah saya seluas 1000 m2. Areal 500 m2 dipkai untuk mess relawan dan sekretariat, perpustakaan, ruang editing, panggung, dan mushola. Kegiatan utama dipusatkan di Taman Budaya Rumah Dunia seluas 3000 m2, lokasinya dekat saja sekitar 50 meteran.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5