Janji Mas Kawin Keliling Dunia

Ketika saya melamar Tias dan menikah pada 9 September 1996 (berarti tahun 2021 ini perayaan kawin perak), saya memberinya mas kawin selain seperangkat alat salat dan cincin emas, juga berjanji akan membawanya keliling dunia. Tentu dengan catatan jika ada rezeki.

Dua puluh lima tahun kemudian saya baru membawanya ke 10 negara; Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, India, UEA, Saudi Arabia, Qatar, Hong Kong, dan Korea. Semetar itu saya suda ke 20 negara.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

4 Hari Lagi PPKM Berakhir, Ayo Kita Pesta Puisi!

Sekarang 16 Juli 2021. Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersisa 4 hari lagi. Semoga trend Covid-19 menurn atau berlalu dari negeri kita ini.

Untuk mengusir rasa takut dari Covid-19 dan rasa bosan PPKM, klik :

Saya pesta puisi tiap hari! Ayo, bacakan puisimu sendiri! Hati happy tiada terkira!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Semprot Disinfektan di Perpusnas RI

Setelah lebaran, pandemi Covid-19 meledak 3X lipat! Itu kata Ganjar Pranowo – Gubernur Jawa Tengah. Padahal sebelum puasa, penyebaran covid-19 sudah rendah. Jadi wajar saja kalau setiap masuk ke Perpustakaan Nasional RI di Jl. Salemba Raya No. 28A Jakarta Pusat, di pintu gerbang harus mau melewati kotak dan tubuh disemprot disinfektan. Supaya areal Perpusnas RI seril. Standar protokol kesehatan yang berlaku di kantor-kantor seperti itu.

Saya mengalaminya ketika ke Perpusnas RI untuk membicarakan Program Kerja Duta Baca Indonesia 2021-2025, Rabu 2 Juni 2021. Bagi saya itu adalah prosedur yang menyenangkan.

Ayo, jangan lupa, maskeran, ya. Jaga keluargamu dulu saja!

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Setahun Covid-19, Akhirnya Kena Juga…

Maret 2021. Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat mengucapkan, “Selamat ulangtahun, Covid-19. Pendek umur, segera binasa.” Ya, binasa. Jangan ada perayaan tahun kedua.

Setelah satu tahun bertahan, sementara orang-orang sudah divaksin dan merencanakan ini-itu…

Akhirnya yang saya takutkan terjadi. Setelah saya isoman 10 hari, sejak 27 Februari 2021, pada 8 Maret saya negatif walaupun bayang-bayang Covid-19 masih ada, kata dokter. Kini sampai 11 Maret 2021, masih tersisa batuk berdahak.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Setahun Bermasker di Era Pandemi Covid-19

Pada 7 Maret 2020, saya resmi me-lockdown-kan diri. Kami tinggal di rumah. Jika keluar, masker jadi “perhiasan” seperti halnya celana, baju, dan sandal atau sepatu. Tanpa masker, hidup kita jadi susah.

Banyak orang yang kemudian mati sia-sia karena mengabaikan protokol kesehatan 3M – memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Dengan mentaati 3M ini, kita sudah melindungi diri, keluaga, saudara, juga tetangga dan lebih besar lagi Indonesia.

Ini dia “new normal”. Kita harus siap menerimanya. Vaksidnya juga belum sampai ke kita. Entah kapan. Bersabar. Kita berdo’a, ya, agar dijauhkan dari bahaya Covid-19. Kepada yang masih belum percaya Covid-19 itu ada, jalan-jalan ke rumah sakit saja, ya! (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Gempa Literasi di Sekolah

Gempa Literasi adalah gempa yang menghancurkan kebodohan dan membangun peradaban baru. Menu utamanya pelatihan menulis esai, cerpen, atau novel best seller, dan seminar literasi. Menu tambahannya pembacaan puisi. Sebelum pandemi Covid-19, saya menyulut Gempa Literasi ke sekolha-sekolah di seluruh Indonesia. Selama work from home ini beberapa sekolah menyulutnya secara daring. Jika Corona berlalu, silakan kontak Tias Tatanka di 0819 06311 007. (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5