One Piece Film Red: Padat di Cerita, Numpuk di Tokoh-tokoh Kuat

Ardian Je – Wartawan golagongkreatif.com

Hal yang paling menonjol di awal cerita One Piece Film: Red (2022) adalah dampak setelah peperangan: kehancuran, penderitaan, kesedihan, kematian dan hal-hal yang bernuansa elegi lainnaya. Kita disajikan realitas pilu itu. Dan atas dasar itulah, Uta, sang diva yang dipuja-puja dunia, ingin menghentikan itu semua dengan kekuatan buah iblis yang dimilikinya, Uta Uta no Mi (Buah Lagu).

Uta, “anak” dari Yonkou Akagami no Shanks, menggelar konser di Pulau Elegia, tempat ia belajar bernyanyi dan musik. Para penggemarnya dari seluruh dunia datang dan menonton konser akbarnya, termasuk Luffy—sahabat masa kecilnya—beserta para kru Bajak Laut Topi Jerami lainnya. Namun konser itu bukan sebatas konser. Uta punya tujuan lain yang lebih besar: ia ingin mengubah dunia, membawa era baru dengan lagu-lagu yang ia nyanyikan (bukan era baru yang dibawa bajak laut yang ia benci), sebab melalui lagu-lagunya, ia bisa menciptakan Dunia Uta, dunia ilusi yang penuh dengan kebahagiaan dan kesenangan, dunia tanpa ada peperangan dan kematian yang ia ciptakan melalui kekuatan buah iblisnya.

Max Awuy Tokoh Idealisme Wartawan di Novel Ca-Bau-Kan

Saepurrohman – Wartawan golagongkreatif.com

Ca-Bau-Kan merupakan novel yang saya kenal dari teman yaitu Muhammad Nanda Fauzan. Dia mengatakan bahwa Ca-Bau-Kan adalah novel terbaik yang ditulis oleh Remy Sylado.

Atas dasar itulah, saya ikut memburu novel Ca-Bau-Kan. Mengingat, saya sangat suka sekali dengan karya-karya Remy Sylado. Dan tentu, Ca-Bau-Kan merupakan karya kelima yang saya baca dari roman yang ditulis Remy.

Belajar Menulis dari Alif Danya Munsyi atawa Remy Sylado

Ahmad Wayang – Wartawan golagongkreatif.com

Jika hari ini ada seorang yang mengatakan, “saya ingin menjadi penulis bagaimana caranya?” Pertanyaan ini kiranya bisa dengan mudah dijawab oleh siapa saja di zaman sekarang ini yang semakin berkembang. Dan segala informasi atau pengetahuan tentang apa saja bisa kisa cari, bisa kita akses dengan sangat mudah lewat internet. Kita bisa berselancar lewat Google atau membuka YouTube untuk mencari informasi atau ilmu tertentu yang sedang ingin kita dalami. Katakanlah soal menulis tadi. Atau kita bisa mencarinya lewat buku-buku.

Lewat Kata-Kata, Gol A Gong Ingin Menggenggam Dunia

Ahmad Wayang – Wartawan golagongkreatif

Buku terbitan Dar!Mizan (Mizan Group) ini dibuka dengan kata-kata singkat, tapi penuh makna, sebuah prasasti. “Rumahku Rumah Dunia, Kubangun dengan Kata-kata”. (Gol A Gong, Prasasti, 1996-2001).

Buku ini merupakan kisah-kisah Gol A Gong dalam bersinggungan dengan kehidupan, tentang Rumah Dunia, perjalanan menjadi seorang pengarang, TBM, dan persoalan-persoalan lain yang tak lepas dari buku dan yang terpenting: kekuatan kata-kata.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)