150 siswa SMAN 3 Semarang antusias belajar menulis fiksi mini bersama Gol A Gong dalam pelatihan literasi di ruang multimedia sekolah.
Duta Baca Indonesia Latih Siswa SMAN 3 Semarang Menulis Cerita Fiksi Mini

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

150 siswa SMAN 3 Semarang antusias belajar menulis fiksi mini bersama Gol A Gong dalam pelatihan literasi di ruang multimedia sekolah.

Pernah ke Simpang Lima Semarang? Melalui kata-kata yang sederhana namun bermakna, Gol A Gong mengajak pembaca untuk merenungkan tentang kehidupan, harapan, dan kehilangan.

Berlibur di Kota Semarang sangat menyenangkan, selalu ada tempat baru yang dapat kita eksplor untuk menambah wawasan kita tentang sejarah Indonesia

Aku benar-benar menyaksikan matahari menampakkan wujudnya sehingga aku terkena sinarnya dengan dekat. Kini lautan dan gulungan awan terlihat jelas di depan mataku

Namanya juga anak-anak. Rasa ingin tahunya juga tingga. Maka buatku tidak aneh jika ada anak memegangi tangan kiriku yang diamputasi sesikut.

Dalam paparannya Gol A Gong menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan yang literat dalam keluarga. Mendekatkan buku dan sumber informasi pada anak serta keluarga menjadikan keluarga kita memiliki banyak wawasan dan bisa bersikap logis.

Membaca buku membuat Paman Gong punya banyak wawasan dan menjadi tidak minder. Sekarang menjadi Duta Baca Indonesia. Bukan karena paman Gong banyak uang, tapi karena Paman Gong banyak membaca buku

Minat baca dan menulis di Indonesia itu bagus. Hal itu dibuktikan dengan data dari aplikasi penyediaan bacaan mangatoon dan beberapa aplikasi lain. Ada cerita yang dibaca sebanyak 5 hingga 10 juta pembaca. Menurutnya hal itu bukan sembarang anka karena bisa dibuktikan kebenarannya.

Agenda kegiatan saya sebagai Duta Baca Indonesia pada 2024 tersebar di 20 lokus. Hingga Mei 2024 sudah 5 lokus; Papua, Sumenep, Singaraja, Medan, dan Ambon.

Setelah selesai di SMAN 1 Bobotsari, Purbalingga, Senin 24 Januari 2022, tim Safari Literasi meluncur ke Semarang. Hari sudah sore. Perjalanan yang sangat menyenangkan, karena …