Seperti halnya kamu yang kecanduan rokok, barangkali saya kecanduan traveling. Jujur saja, saya kangen menyandang ransel, berpindah dari satu kota ke kota lainnya, bertemu banyak orang dan menulisannya.
Aku Ini: Backpacker

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Seperti halnya kamu yang kecanduan rokok, barangkali saya kecanduan traveling. Jujur saja, saya kangen menyandang ransel, berpindah dari satu kota ke kota lainnya, bertemu banyak orang dan menulisannya.

Bahkan ketika di Bandung, aku lari dari Cikutra ke Dago Pakar, terus ke Maribaya setiap Minggu pagi. Itu karena aku ingin jadi juara dunia badminton. Alhamdulillah, aku juara badminton di Asian Para Games (Solo, 1986) dan Jepang (1989)

Menjelajahi dua sisi Bangkok dalam satu hari, dari hiruk-pikuk Chatuchak Market hingga ketenangan spiritual Wat Arun. Dua wajah, satu kota

Desember 2025, amanah saya sebagai Duta Baca Indonesia selesai. Kemudian saya akan menyandang ransel menyusuri Thailand, Laos, Vietnam, China, terus ke Asia Tengah, dan Eropa Timur.

Tentu tidak gratis. Saya bertaruh. Kadang bisa dapat Rp. 50 ribu – Rp. 100.000,- Makan sepiring antara Rp 500 – Rp 1000, Kamar hotel di sebelah stasiun kereta atau di terminal bus masih ada yang Rp. 10.000 – Rp 25.000,- asalkan tengah malam tutup kuping karena akan terdengar “ah uh ah uh” dan cekikikan atau tangisan perempuan.

Ya, saya memaklumi. Usia yang sudah 63 tahun nanti, harus realistis juga. Anak ketiga siap menemani. Sekalian merayu si Bungsu. Semoga Allah memudahkan segala rencana traveling bertiga ini, ya.

Biasanya kami sekeluarga backpacking. Tapi anak pertama dan kedua sudah punya kesibukan masing-masing. Sedangkan Tias Tatanka memilih di rumah, menunggui cucu pertama lahir. Semoga Allah memudahkan rencanaku ini.

Pendakian ke Kawah Ratu Gunung Salak oleh 12 mahasiswa UIII ini bukan hanya tentang menaklukkan jalur hutan dan kawah belerang, tapi juga tentang tawa, solidaritas, dan momen kebersamaan yang menguatkan.

Salah satu spot terkenal yang gak boleh dilewatin pas main ke Glodok Chinatown adalah Petak Enam.

Waktu jalan-jalan ke Glodok Chinatown kemarin, aku sempat mampir juga ke salah satu cafe coffee yang sama terkenalnya kayak Little Salt Bread. Djauw Coffee namanya.

Di Glodok ada toko roti terkenal lho!! Little Salt Bread namanya. Toko roti ini banyak banget dibicarain di sosmed, dan cabangnya di Jakarta juga baru ada dua.

Catatan perjalanan spiritual seorang remaja Katolik dari Solo yang merasakan kedamaian melalui ritual melukat di Tirta Empul, Bali. Sebuah pengalaman lintas budaya yang mengajarkan toleransi, kesederhanaan, dan kekuatan air dalam menyentuh jiwa.

Kalau ditanya kenapa milih Glodok, aku emang suka aja main ke tempat-tempat yang punya nuansa sejarah

Nikmati pengalaman unik belajar membuat gerabah di Desa Banyumulek, Lombok Barat. Ikuti perjalanan seru Kak Intan Sri Rahayu menjelajahi budaya lokal, mencoba workshop kerajinan tanah liat, dan menemukan sisi lain wisata yang edukatif dan menyenangkan di Lombok.

Dan bagi saya, Kebumen bukan sekadar kota kecil—ia adalah rahasia indah yang menunggu untuk ditemukan.

Salah satu pengalaman paling membekas dalam hidup saya adalah ketika saya dan beberapa teman berkunjung ke Fairy Meadows, sebuah dataran tinggi legendaris di utara Pakistan.

Salah satu keindahan alam di Bogor yang bisa kita nikmati adalah Vila Kay yang berada di Ciawi.