Saya mulai jatuh cinta pada permainan Perancis di era trio Platini-Tigana-Fenandez, di era 84, dan berlanjut di era 1996-2000, semasa Zinedine Zidane c.s. Apalagi banyak pemain kunci Perancis yang juga menjadi pemain kunci juga di Juventus, klub favorit saya, mulai dari Platini, Zidane, Deschamps, Trezeguet, Henry, dan Rabiol.

Saya menyukai Italia di era Delpiero, Totti, Inzhagi, Camoranesi, Zambrotta, Pirlo, Cannavaro, dan Buffon. Atraktif sekali, Italia kala itu. Puncaknya saat menjuarai Piala Dunia 2006. Saat partai final Piala Dunia 2006 itu saya perang batin, antara dukung Delpiero c.s atau Zidane c.s. Insiden antara Zidane dan Materazzi, membuat saya gak pernah menyukai Materazzi sedikit pun.

Piala Eropa 2024 ini, banyak pemain dari berbagai negara benua biru tersebut yang tidak saya kenal, termasuk Belanda. Lagian juga, sejak setahun terakhir, saya sudah tidak terlalu mengikuti sepakbola dunia. Mulai demam lagi sejak Shin Tae Yong menangani Timnas.

Sekali lagi saya umumkan, mulai sekarang, saya menyatakan dukungan secara terbuka kepada Timnas Belanda. Semoga Belanja jadi juara.



