Titip Tahu Berupa Budaya Ilmu

Pada dasarnya pengetahuan itu adalah kebenaran, dan untuk bisa mewarisi, menjadi yang terpilih dititipkan ‘kebenaran’ itu diliputi berbagai syarat, lebih mengutamakan sifat, karakter bahkan sikap hidupnya yang mengandung ‘memaknai tahu’, mengapresiasi ‘tahu’ melalu ‘mengaplikasikan nyata ‘praktek’ dan melanjutkan estafet ‘rute tahu’ ke murid, publik tertentu yang memerlukan keingin’tahu’an tersebut.

Kesulitan para ilmuan melakukan estafet ‘tahu’ adalah ketika menghadapi publik, rakyat bahkan bangsa yang menganggap “pintar namun sesungguhnya malah menolak kebenaran, membelakangi akal pikiran yang tidak terbatas pada apa yang telah ada sebagai pengalaman hidup’.

Budaya ingin tahu pada masyarakat yang berilmu adalah budaya klarifikasi, berupa memperbandingkan anggapan dengan kebenaran atas anggapan atau malah anggapan yang justru harus diadakan perbaikan setelah ada/datangnya ilmu pengetahuan, karenanya, pendidikan akan bergerak stagnan ketika keinginan’tahu’-an dibatasi, masukan dan saran menguak kebenaran dijegal bahkan para generasi mudanya dilalaikan dengan segala hiburan/game sia-sia yang menghambat pula lahirnya para estafet ‘tahu’ untuk masa depan.

Sebagai satu kajian yang melumrahkan rasa ingin tahu, itu adalah majelis ilmu, namun ketika satu kajian dilarang berpikir di luar yang telah dibatasi, itulah awal kesengsaraan lahir terciptanya kebodohan sekaligus pembodohan.

Majelis ilmu pengetahuan adalah wahana memperbaik ‘tahu’ yang salah, tahu yang tidak mampu diwujudbuktikan, dan tahu-tahu yang meliar kepada dogmatisme disertai sekte dan bahkan teori antitesis, karena sejatinya pikiran adalah hasil mempertajam sangkaan benar sehingga meraih pancaran kebenaran yang sesungguhnya serta menghindari kefakiran akal, kejahiliahan yang mewakili satu bangsa yang telah SELESAI.

Foto: Pertemuan bersama Duta Baca Indonesia #golagong dan Perkumpulan Majelis Seniman Aceh di Taman Budaya Aceh, Jumat, 7 Oktober 2023

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==