Traveling Adalah Jalan Hidupku

Daerahku bergolak, karena Teteh hendak membawa kami ke Tiananmen yang mendunia dan Istana Gugong. Ingatanku melayang ke peristiwa 1989. Saat itu aku baru saja memulai karirku sebagai penulis di majalah HAI sementara ribuan mahasiswa yang pro demokrasi melakukan demonstrasi di Tiananmen.

Tiananmen memang mendunia. Itu terasa ketika Sabtu 17 Januari 2026, dipandu si Teteh, kami menggunakan transportasi subway atau metro. Penuh sesak.

Apalagi ketika keluar di stasiun kereta Tiananmen, antrean sangat panjang. Tertib. Mengalir perlahan. Aku sempat dag-dig-dug karena si teteh lupa bawa paspor. Giliran tiba, Teteh menunjukkan tiket elektronik. Kemahirannya berbahasa Mandarin membuatnya dianggap sebagai orang China. Aku, Jordy-Natasha dianggapnya sebagai turis yang sedang dipandunya. Paspor Indonesia sangat dihargai.

Keluar dari stasiun, pemeriksaan kedua, masuk ke halaman Tiananmen. Antreannya makin panjang. Tati tertib. Tidak ada teriakan bernada kesal. Lolos di pos 2, antrean panjang berikutnya di pos 3 memasuki teras Tiananmen plus ke areal museum Mau Ze Dong (sewaktu SMP nulisnya Mai Tse Tung). Di sini membutuhkan waktu sejam untuk tiba giliran diperiksa segalanya; paspor, tas, jaket.

Lolos. Alhamdulillah. Masuk ke teras Tiananmen. Latar belakangnya museum Mao Ze Dong. Aku kitari pandang, guedeee banget areal ini. Lalu lintas di depannya lancar. Sayangnya pohon-pohonnya meranggas tak berdaun karena sekarang musim dingin.

Suhu sejak pagi minus 4. Salju mulai turun. Betul-betul mengigit. Kami keluar dari apartemen sekitar pukul 11:00. Masuk ke lokasi Tiananmen pukul 14:00. Ribuan orang keluar-masuk. Luas sekali. Bersih tak ada sampah. Terawat baik.

Aku lagi-lagi berdecak kagum. Tak ada preman, tak ada calo, tak ada pedagang kaki lima. Semuanya tertib dan teratur. Bagaimana bisa seperti ini? Apakah ini karena penegakan hukum berjalan dengan baik?

Gol A Gong
Traveler, Author

17 Januari 2026

https://www.instagram.com/p/DToZrYekyik/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==