Traveling: Hari Pertama di Singapura

Sampai di Batam, kami dijemput oleh Mba Muh (Kakaknya istri) bersama suaminya. Kami terakhir kali ketemu mereka 9 tahun yang lalu. Setelah sekian lama berniat mengunjungi rumah mereka, akhirnya kemarin bisa terwujud.

Setelah melepas kangen, kami disuguhi ikan bakar khas Batam, tapi dengan sambel khas Rawalo, Banyumas, yang ternyata sambel tersebut klangenannya almarhum eyang kakungnya Akhdan.

Selepas Dzuhur kami berkeliling sebentar di Batam kota, lalu mampir sebentar ke bukit “Welcome to Batam”. Perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan Batam Centre. Di sana lah kami ketemu Mba Wulan, teman kami yang akan menjadi pembicara juga di acara peluncuran buku “Inspirasi Indonesia”.

Sebelum masuk ke Fery, kami diwajibkan dulu untuk mengisi formulir ICA (Immigration and Checkpoints Autority). Kapal berlayar selama kurang lebih 45 menit. Ada wawancara sebentar saat pemeriksaan dokumen paspor di pelabuhan Singapura. Alhamdulillah lolos.

Sesampai di sana kami naik MRT menuju Sentosa Island. Kemudian foto-foto di beberapa spot. Bola bumi bertuliskan “Universal Studio” menjadi objek yang paling banyak diserbu oleh pengunjung untuk berfoto.

Malamnya kami jalan-jalan ke daerah Bugis Street, Haji Lane, Bali lane kemudian makan malam. Tidak mudah untuk lidah yang Indonesia banget ini untuk beradaptasi dengan menu kuliner di sana, apalagi dengan porsinya yang banyak, tapi asyik, jadi tambah pengalaman.

Masih ada 4 hari lagi perjalanan. Semoga selalu diberikan kelancaran dan kemudahan

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==