Traveling: Ngopi di Nagan Raya Aceh Besar


Hari ini Sabtu 5 Oktober 2024, saya sebagai Duta Baca Indonesia bersama Perpustakaan Nasional RI, Dinas Perpustakaan dan IPI Provinsi Aceh menggelar Safari Literasi sejak 2 Oktober. Ini hari terakhir setelah Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah sukses di MTsN 2 Aceh Besar, MIN 11 Banda Aceh, dan SMPN 3 Ingin Maju Banda Aceh berjalan lancar.

Saya susuri jalan raya. Masjid Agung terlewat. Menyesal juga tidak berjamaah di sini. Pertokoan masih tutup, ada satu-dua warung kelontong buka. Banyak bendera partai berjejer. Baliho calon Kepala Daerah.
Akhirnya di pertigaan kota Nagan Raya, aku menemukan Warung kopi Indra Jaya. Aku memesan kopi saring.Secangkir Rp 5000, tanpa gula.

“Kopinya dari mana?”
“Dari Takengon. Tapi kami olah lagi,” kata barista.

Aku bertanya tentang pertigaan. Kata barista, arah pertigaan itu kalau lurus ke Takengon (aku pernah menyusuri Takengon, Bener Meriah, Kutacane, Kabanjahe), belok kanan ke Medan. Selalu kucari kopi jika ke Aceh. Buku puisiku – Air Mata Kopi (Gramedia, 2014) masuk 10 besar Hari Puisi Indonesia 2014.

Aku ngopi. Beberapa saat kemudian, Zulfadli, Kabid Perpustakaan Provinsi Aceh bergabung. Kami menikmati kopi saring dan kudapan.

Gol A Gong
Nagan Raya 5 Oktober 2024

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==