Dalam rencana BSM akan tampil di tiga tempat berbeda di Kota Kupang yakni De Museum Cafe JKK Kota Kupang Lama, Universitas Muhammadiyah Kupang, Rumah Jurnalis Kupang.
Persiapan Bengkel Seni Milenial (BSM) untuk Road Show ke Kupang, NTT

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Dalam rencana BSM akan tampil di tiga tempat berbeda di Kota Kupang yakni De Museum Cafe JKK Kota Kupang Lama, Universitas Muhammadiyah Kupang, Rumah Jurnalis Kupang.

Dalam program Duta Baca Masuk Sekolah, kegiatannya meliputi baca buku bersama, motivasi literasi, pelatih menulis, hibah buku nusantara dan kuis literasi berhadiah buku

Jika kamu gelisah dengan lingkungan yang bobrok, menulislah. Memang menulis adalah ibarat sedang berjalan di lorong sunyi. Tapi tulisanmu nanti akan mengguncang dunia.

Saya bisa menikmati senja di cafenya. Saya juga bertemu dengan para nelayan yang pulang membawa ikan. Anak-anak bermain bola karena pantai sedang surut.

Ya, semakin sering naik pesawat, kok, semakin cemas. Saya pernah membatalkan penerbangan ke Padang karena baru saja nonton film dokumenter tentang pesawat yang jatuh.

Itulah kenapa saya mendukung Timnas Sepakbola Indonesia agar lolos ke ajang Piala Dunia 2026. Naturalisasi adalah solusi terbaik untuk memberantas praktik-praktik kotor di sepakbola Indonesia. Itu sementara. Nanti PSSI akan membenahi yang lainnya.

Tagline yang diusung Gol A Gong sebagai DBI yaitu Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat, sejalan dengan tagline yang kami angkat di Perpusnas Press, Tulis, Terbit, Sebarkan! Visi yang sama inilah mendorong kami untuk terus berkolaborasi dan bersinergi, utamanya dalam bidang penulisan.

Saya mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Saya ubah caranya, yaitu saya membuka percakapan dulu dengan mereka, bahwa kami akan berdiskusi tentang sebuah ide. Bahkan kami mengjak mereka untuk ikut bergabung menanggapi.

Cerita-cerita Henry tidak hanya menghadirkan ironi, tapi juga komedi, sekaligus simpati terhadap nasib manusia.

Tempat kancing kubuat sembari nonton tutorialnya di vlog penjahit. Serius. Tiap mau bikin tempat kancing dan lupa, aku mencari beberapa video yang cocok. Sungguh proyek serius dilandasi cinta.

Setiap pagi, kami pandangi kursi-kursi yang lain. Berharap mereka ada tentu tidak adil. Paling juga si sulung Nabila dua minggu sekali weekend, duduk menemani makan sambil menceritakan mimpinya domisili di luar negeri.

Saya berkli-kali menyerukan: nulis yuk, nulis! Dengan menulis, kita seolah membaca dua kali. Dengan menulis, sebagai pembaca kita sudah menjalankan tugas mulia yang diserukan Tuhan. Maka mulailah berpikir kritis dengan 5 W plus 1 H.

Kebenaran itu pahit. Kadang orang-orang lebih suka dipuja-puji walaupun tahu jika dibelakangnya itu dicaci-maki.

Duta Baca Indonesia dan Perpustakaan Keliling Rumah Dunia Masuk Sekolah. Kali ini ke SMAN 2 Pandeglang. Heboh. Sekitar 700 siswa-siswi bergembira bersama Gol A Gong. Jika ingin mengundang saya ke sekolahmu, silakan kontak Rudi Rustiadi di WA 0877 7788 3370.

Ternyata ada drama juga, gais. Lubang kancing yang kubuat tak sebagus kemeja-kemeja sebelumnya. Aku harus membongkarnya dan berniat menjahit ulang. Demi melihat tempat kancing yang susah payah kubuat, rasanya sayang kalau lubang kancingnya gagal lagi. Mana jahitan yang kubuka menyisakan lubang-lubang kecil bekas jarum jahit. Hiks.

Kisah cinta Gol A Gong dan Tias disatukan oleh puisi Sapardi Djoko Damono. Tias senang menulis puisi, begutu juga Gol A Gong.

Jika saya sebagai Duta Baca Indonesia mengisi kegiatan di luar Jawa, hal paling menggembirakan selain mendapatkan souvenir batik, tentu buku dan plat omor polisi bekas mobil atau motor. Tunggu saya datang ke kotamu, ya!