Kemasan Teatrikal Perjuangan Herman Fernandez yang diperankan oleh komunitas pewARTa berhasil menyedot perhatian para penonton di Taman Kota Larantuka
Teatrikal Perjuangan Herman Fernandez oleh komunitas pewARTa

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kemasan Teatrikal Perjuangan Herman Fernandez yang diperankan oleh komunitas pewARTa berhasil menyedot perhatian para penonton di Taman Kota Larantuka

Rumah Baca Bojonegara (RBB) menggelar lomba mewarnai bertema kemerdekaan pada Minggu pagi, 18 Agustus 2024.

Para santri antusias menyimak paparan saya tentang “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”. Ada alumnus hadir; dia mendapat beasiswa kuliah di Pertamina, Jakarta. Dia sedang liburan.

Kedua guru ini telah menunjukkan bahwa kolaborasi dan dukungan moral dalam lingkungan profesional dapat mendorong seseorang untuk mencapai lebih dari yang mereka bayangkan. Mereka tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai teladan bagi rekan-rekan mereka

Edisi 33/I/18 Agustus 2024. Lima puinya tentang kehidupan perlu kita renungkan. Pada akhirnya, puisi-puisi ini hanya menjadi bacaan, dapat menjadi pengingat dan penggerak bagi pembaca sekalian. Agar gambaran tentang kehidupan yang saya tulis ini dapat menjadi pesan yang tersampaikan.

Kata Bapak, segala sesuatu itu tercermin dari apa yang kita lakukan di keseharian. Ilmu boleh tinggi, tapi kalau kelakuan kita sering merugikan orang lain, itu sama saja bohong.

Merdeka! Sudah 79 tahun Indonesia merdeka. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kompetensi yang kita miliki. Mulailah dengan langkah kecil dulu di lingkungan kita sebelum hal besar…

Video yang dirilis tepat pada 17 agustus 2024 ini bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah sebagai asset bangsa.

Heru Anwari Berharap pemerintah daerah dapat terus konsisten mendukung kegiatan para atlet berprestasi dalam bidang apapun untuk terus menumbuhkan generasi selanjutnya dan terus memupuk prestasi bagi para atlet.
Gerakan ini merupakan medium bagi anak muda kreatif khususnya Generasi – Z untuk menyuarakan kegelisahannya, dan rencananya akan diselenggarakan di beberapa titik di Banten.

Boni Chandra, penulis cerpen yang jadi anggoita Klab Penulis sekarang. Kita tunggu karya dia berikutnya.

Peraturan-peraturan yang mendiskriminasikan jilbab tersebut lebih baik bahkan harus dihapuskan karena hanya akan membuat kegaduhan yang berkepanjangan.

Perempuan itu menutupi tubuhnya dengan daster. Ia mengambil air menggunakan ember yang dikatikan pada sebuah galah, lalu menggebyurkan air dari dalam ember itu ke tubuhnya. Mulai dari rambut hingga ujung kakinya. Termasuk bagian tubuh yang tertutup dasternya. Selesai mandi, perempuan itu mengambil handuk, lalu ia gunakan handuk itu sebagai penutup dada hingga pahanya.

Kiandra Ramadhipa dan M. Rama Putra, optimis dan bertekad kuat dalam menghadapi balapan akhir pekan ini guna menambah poin penting untuk mencapai klasemen tertinggi.

Meski kota Larantuka belum semaju kota kota lain di Indonesia namun soal kemeriahan dan suka cita Larantuka tidak kalah.

Pertunjukan yang dihadirkan bukan hanya sekadar hiburan, melainkan sebuah pengingat akan perjuangan para pahlawan kita dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

Buku ini layak dibaca bagi para mahasiswa yang merasa cemas sebelum dan sesudah lulus dari kampus.