Bantuan rak buku dari Perpustakaan Nasional RI yang sangat dinanti akhirnya tiba di 5 tempat, mulai dari TBM hingga perpustakaan desa.
Rak Buku Bantuan Perpustakaan Nasional Ri Sampai di Flores Timur

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Bantuan rak buku dari Perpustakaan Nasional RI yang sangat dinanti akhirnya tiba di 5 tempat, mulai dari TBM hingga perpustakaan desa.

Buku Gempa Literasi saya dan Agus M Irkham tulis pada 2014. Tapi selalu saja ada yang datang meminta tanda tangan saya di buku itu. Ini buku panduan atau kitab skti bagi pengelola taman bacaaan masyarakat.

Setelah penumpang di depan rampung dengan proses terakhir scanning dan autogate kedua terbuka. Lalu, dia beranjak mengambil langkah mendekat ke autogate pertama untuk melakukan proses scanning paspor. Namun, autogate tidak kunjung terangkat. Percobaan kedua berujung nihil. Keangkuhannya mulai runtuh.

Penulis dengan bijak memulai pembahasan dengan analogi yang menggambarkan betapa berbahayanya menjadi terlalu mencolok atau “bersinar melebihi matahari”.

Setiap tahun, Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema yang dibimbing oleh Maksimus Masan Kian selalu meninggalkan jejak program.

Gol A Gong mengajak semua elemen di SMPK St. Yoseph Noelbaki untuk mampu mengembangkan potensi diri melalui karya-karya tulis, apapun bentuknya.

Gol A Gong bersama PGRI serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Flores Timur mengunjungi SDI Lamabayung, Ile Boleng.

Gol A Gong juga memberi pelatihan menulis puisi anak kepada anak-anak siswa. Beberapa dari mereka diminta untuk menafsir puisi yang dibacakan Gol A Gong.

Kalau Pemerintah Kota Serang tidak menghadirkan fasilitas publik playground di banyak tempat, maka belum layak disebut sebagai Kota Layak Anak.

Buku ini mengajak para muslimah untuk berpikir kritis dalam memahami peran dan hak-hak perempuan sebagai khalifah fi ard.

Duta Baca Indonesia, Gol A Gong dan Direktur Media Pendidikan Cakrawala KTT, Gusty Rikarno memberi pelatihan menulis kepada 70 siswa SMP Katolik Adisucipto Penfui, Kota Kupang.

Gol A Gong berpesan agar siswa SMP Panca Marga dapat menguasai satu bahasa asing agar dapat berprestasi dan mendapatkan beasiswa di luar negeri.
Duta Baca Indonesia memberi motivasi kepada 122 siswa MTs Al-hidayah, Wewit, Adonara Tengah, Flores Timur. Siswa yang aktif mendapatkan buku.

Ya, gara-gara membaca hidupku seolah fiksi. Hidup di antara fakta dan fiksi. Kadang jika bicara cita-cita, yang terlontar dari mulutku adalah hal yang diluar logika. Misalnya: keliling dunia. Pada era 80-an, tentu tidak lazim. Dan aku bukan orang kaya. Jadi, mana bisa?

Zahira Kania Ardian adalah sisiwi kelas 1 SDN Purwakarta, Cilegon. Dia sudah berani menulis puisi. Ayo, anak-anakku, ditunggu puisi-puisinya.

Dari curahan hati para penggiat literasi ini Duta Baca Indonesia akan berupaya untuk bisa membantu mencarikan jalan untuk kehadiran buku yang lebih banyak lagi untuk Flores Timur.

Menurut Nur Fadhilah Fitri Yani, pemerintah perlu menggalakkan program satu desa satu perpustakaan atau satu taman baca. Karena dengan kemudahan akses dan fasilitas yang tersedia, memungkinkan tingginya antusias masyarakat terhadap literasi. Melalui kolaborasi bersama Forum TBM, dan juga berkolaborasi dengan pihak lain, memungkinkan untuk mempercepat dan meratakan akses literasi ke seluruh penjuru Indonesia.