Lagi-lagi penulis pemula sering melupakan peran penting tokoh dalam novel. Di Indonesia banyak novel ditulis, tapi sedikit sekali tokoh di dalam novel yang bisa abadi di hati pembacanya. Padahal memberi nama tokoh itu harus memiliki latar belakang sosial-budaya-ekonominya.



Tokoh novel yang abadi di hati pembaca tidak banyak. Ukurannya selain nama tokohnya yang unik dan mudah diingat, juga karakter tokohnya kuat. Kadangkala tokohnya bisa antagonis seperti Joker. Tapi, nama tokoh novel itu sangat berperan penting.

Tokoh novel yang masih diingat pembaca hingga sekarang seperti tokoh Roy (Balada Si Roy), Musashi, Papillon, Tom Sawyer, Ali Topan, Lupus, Dilan, dan Joker. Tokoh Roy di novel Balada Si Roy dimuat pertama kali di majalah HAI tahun 1988, hingga kini masih diingat pembacanya.


