Ada yang tak diketahui oleh orang-orang, bahwa pada malam hari, aku menulis apa yang kurasakan, kulihat, dan kualami. Jika saat bolos sekolah selama sebulan demi bertualang sepanjang Jawa – Bali, aku betul-betul berhemat; tidur di teras masjid, di pasar, di terminal, di stasiun, di pos polisi, tapi untuk pengembaraan kali ini, aku selang-seling. Kalaupun tidur di sembarang tempat, ransel dan raket kusimpan di penginapan murah dekat stasiun kereta, yang kadang tengah malam terdengar suara “ah-uh-ah-uh”. (Gol A Gong, I am A Survivor)

Buku baru ini adalah bagian kedua setelah buku Gong Smash (Epigraf, 2022). Royaltinya akan dipakai Gol A Gong untuk biaya operasional Europe Road Trip bersama Tias Tatanka, April-Mei 2023.


