Oleh: Muhzen Den
Saya mengetahui pohon bidara saat dulu (waktu kecil) bermain-main dengan teman-teman di reruntuhan bangunan sejarah Keraton Surosowan, Banten. Pohon bidara tumbuh di halaman dalam istana itu. Saya bersama teman-teman hanya asyik bermain bola dan tidur-tiduran di tanah berumput. Tidak peduli dengan keberadaan pohon tersebut.
Setelah dewasa, nama pohon bidara seolah-olah menjadi sebuah perbincangan intens kala kumpul bersama teman-teman. Apalagi saat kumpul membicarakan tentang hal mistis dan gaib. Saya dan teman-teman sempat menyinggung pohon itu.
Kemudian saya cari tahu lebih dalam tentang pohon bidara, yang katanya, memiliki manfaat dan kegunaan tidak hanya sebagai bahan obat-obatan tradisional, tapi juga sebagai penangkal mahluk halus.

Saya jadi penasaran dan terus mencari tahu. Sampai akhirnya, saya terkagum dengan keistimewaan pohon bidara ini. Kenapa istimewa? Ternyata pohon ini ada dalam kandungan kitab suci Al-Qur’an, yakni Surah Saba ayat 16 dan Al Waqiah ayat 28.
Artinya: (Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri. (QS Al Waqiah ayat 28).
Konon dalam ayat tersebut, pohon bidara akan tumbuh di surga sebagai tempat berteduh bagi para penghuninya.
Dalam Islam, pohon bidara memiliki manfaat selain sebagai penangkal mahluk halus, juga daunnya dimanfaatkan untuk pemandian jenazah, memandikan orang yang masuk Islam (mualaf), dan sebagai bersuci perempuan dari haid serta nifas.
Selain itu, dari segi kesehatan, manfaat pohon bidara juga untuk perawatan wajah dan tubuh, menurunkan kadar kolesterol, penyembuhan luka, serta memperlancar pencernaan.
Sungguh istimewa pohon kayu berduri ini. Makanya, saya tak heran jika pohon bidara juga sering dijadikan diksi pada puisi oleh beberapa penyair. Selain bermanfaat, pohon bidara juga memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki pohon lainnya.
Memang masih jarang orang-orang menanam pohon bidara. Entahlah, mungkin ada sesuatu hal sehingga orang-orang belum menjadikan pohon ini sebagai tanaman favorit. Namun, andai tahu secara mendalam terhadap pohon ini, maka tidak akan menyesal untuk menanamnya. Karena selain diakui Islam, juga diakui di dunia kesehatan. Masyallah, istimewa sekali!



