Chibi Maruko-chan di Rumah Kami

Oleh: Muhzen Den

Meskipun saya sejak kecil sampai dewasa tidak begitu “getol” membaca komik atau manga karya para penulis Jepang. Tapi, untuk sebuah tontonan film kartun manga yang tayang di televisi nasional saat itu dan sampai sekarang saya masih menggandrungi, walaupun hanya itu-itu saja tontonan yang disimak.

Tak dimungkiri saya besar dengan produk manga Jepang yang dialihwahanakan menjadi media teknologi alias film animasi/kartun. Dulu waktu kecil—meskipun nggak punya televisi—saya bela-belain berkunjung ke rumah teman atau saudara yang memiliki televisi hanya untuk menonton kartun di akhir pekan. Kebiasaan itu seperti candu sehingga saat rutinitas sekeloh mulai dari senin-sabtu selesai, maka hari minggu adalah waktu yang tepat untuk menonton, sebuah literasi bahasa selain membaca, yaitu menyimak atau menonton.

Di benak saya saat itu, menonton merupakan bagian dari cara saya mendapatkan ilmu pengetahuan yang tidak saya dapat di rumah maupun di sekolah. Makanya, sampai saya dewasa dan berumah tangga, menonton film atau apa pun bentuknya menjadi sebuah keharusan untuk dilakukan. Bagi saya, menonton adalah bagian dari cara saya untuk terus mengaktifkan imajinasi yang tumbuh ada di kepala ini.

Film Kartun Nostalgia

Entah dimulai dari hari, pekan, bulan, tahun berapa film-film kartun yang pernah saya tonton dulu kini masuk ke dalam rumah. Dunia modern yang semakin berkembang membuat kita mudah mengakses film-film baru maupun lama lewat gawai, yakni ponsel pintar. Apalagi sekarang saluran internet mudah didapat dan diakses dengan harga terjangkau.

Dulu saya menyukai film-film karya Walt Disney dan Jepang. Sampai sekarang pun masih menyukai film-film kartun itu. Bahkan, sekarang merambah ke kartun Korea—setelah punya anak—seperti kartun Tayo, Hello Jadoo, Shinbi House, dan lainnya. Namun, hal ini tidak menyurutkan saya dengan film kartun Jepang, seperti Doraemon, Shinchan, Chibi Maruko-chan, dan lainnya.

Nah, film kartun Chibi Maruko-chan kini tengah gandrung di rumah saya. Istri saya yang juga penggemar film kartun Jepang, menyodorkan tontonan film kartun tersebut kepada ketiga anak saya sebagai hiburan di rumah dan akhir pekan. Kartun Chibi Maruko-chan awalnya belum pernah, entah lupa saya menonton kartun itu di televisi. Namun, setelah saya telusuri, memang kartun-kartun Jepang hadir di televisi rentang tahun 1990-an, 2000an, dan sampai sekarang.

Namun, untuk kartun Chibi Maruko-chan keluarga kecil saya sangat suka dan menghibur. Menurut Wikipedia, Chibi Maruko-chan adalah serial anime diangkat dari manga populer yang dikarang Momoko Sakura, dan juga nama panggilan untuk tokoh utama berupa anak perempuan berusia 9 tahun kelas 3 sekolah dasar. Kisahnya bertemakan komedi kehidupan sehari-hari anak SD berdasarkan pengalaman masa kecil pengarangnya. Chibi Maruko-chan juga dijadikan serial drama dengan pemeran cilik Ei Morisako (generasi pertama) dan Ayaka Itoh (generasi kedua). Di Indonesia, serial anime ini pernah ditayangkan di RCTI, RTV, dan Spacetoon.

Bagi saya, film-film kartun lama yang tayang kembali pada zaman sekarang merupakan bagian dari nostalgia, sekaligus mengenalkan pada anak-anak akan film kartun berkualitas di tengah banyaknya tontonan digital kurang baik. Selain itu, ada pesan moral bagi anak-anak terhadap film kartun berkualitas itu agar dijadikan pembelajaran. Terkadang, saya meminta kepada anak pertama dan kedua untuk menonton film kartun yang ada di YouTube dengan cerita dan pesan jelas. Karena menonton film kartun yang memiliki cerita jelas dengan tema keluarga atau keseharian dapat mendorong otak mereka berkembang secara rasional dan imajinatif.

Aktivitas anak-anak menonton film kartun via aplikasi ini masih dalam pantauan saya dan istri. Saya, istri, dan anak-anak lebih suka menonton bareng di rumah sambil ngemil atau makan berat. Diselingi tawa khas anak-anak saat melihat tingkah lucu Maruko-chan atau tokoh kartun lainnya yang menghibur dan lucu.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==