Tahun 2023 jadi kenangan berharga dan sambutlah 2024 dengan perencanaan matang dan penuh optimis.
Happy New Year: Detik Akhir 2023, Detik Awal 2024 di Rumah Dunia

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Tahun 2023 jadi kenangan berharga dan sambutlah 2024 dengan perencanaan matang dan penuh optimis.

Amalkan Al Qur’an, 5 ayat pertama surat Al Alaq. Iqro, iqro, qalam. Niscaya hidupmu penuh keberkahan dan kebahagiaan. Sya sudah membuktikannya.

Saya sebagai Duta Baca Indonesia jadi pelayan literasi dari Sabang hingga Merauke, 2021-2023.

Syuting ilm Balada Si Roy yang disutradarai Fajar Nugros di Kota Serang. Seru.

Selama 3 tahun mengisi 833 kegiatan. Setara sehari 1 kegiatan sepanjang 2021 hingga 2023 sebagai Duta Baca Indonesia.

Safari Literasi singgah di Surabaya, mampir di Perpustakaan SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. Iqro Semesta yang mengatur kegiatan ini.

Tahun ketiga sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 12 kegiatan berkembang jadi 276 kegiatan.

Pengenalan literasi lewat Celemek Ajaib Paman Gong ini diikuti 160 siswa dari TK Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, RA Muslimat NU 09, dan RAIT Aulia Sukodono.

Tahun kedua sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 15 titik APBN bertumbuh sehat jadi 436 titik kegiatan Duta Baca Indonesia 2022.

Majalah HAI di era 1970-2000 merajai Indonesia. Majalah yang menjadi trendsetter di musik, pers abu-abu, pers kampus, sastra remaja, gaya hidup, dan petualangan.

Tahun pertama sebagai Duta Baca Indonesia, April-Desember 2021. Dari 12 kegiatan APBN jadi 121 titik kegiatan.

Merah adalah darah, merah adalah berani, merah adalah energi untuk tetap bertahan hidup, mrah adalah bentuk perlawanan pada penguasa korup.

Kedatangan saya sebagai Duta Baca Indonesia harus dimaksimalkan jika sedang di daerah – terutama luar Jawa, yaitu berkolaborasi.

Penghakiman Lembaga survey luar negeri yang menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia lemah nampaknya keliru. Duta Baca Indonesia menyakini bahwa minat baca masyarakat Indonesia justru kuat.

Ketika saya menikah, 1996, mobil si Merah masih ada. Sudah sering mogok-mogokan. Ketika kami punya anak dua; Nabila, Gabriel, si Merah sempat saya rawat hingga tahun 2001.

Kamu membangun perpustakaan di dalam rumahmu untuk kepentingan orang banyak. Saya, Tias, dan keempat anak kami bersama para relawan membangun perpustakaan yang saya beri nama: Rumah Dunia.

Buku ini unik. Covernya merah yang sering kita asosiasikan sebagai “kiri yang komunis dan tidak bertuhan”. Juga teringat Khong Guan biskuit jika melihat gambar di covernya: keluarga sedang makan.