Gempa Literasi di Bintulu Borneo

Foto ini kenangan ketika Gempa Literasi Borneo, 2018. Saya dan Jack – relawan Rumah Dunia. Ketika perjalanan dari Kuching ke Brunai, kami dicegat di Bintulu – kota kabupaten di Serawak – oleh seorang ustadz asal Indonesia, yang jadi Direktur Institute Tahfidz Qur’an. upanya dia mengikuti perjalanan kami di media sosial. Kami turun dan dijemput di terminal bus. Kami memberikan pelatihan menulis esai kepada para santrinya.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Setting Lokasi Novel Harus Banyak, Syukur-syukur Berpindah Kota atau Negara

Jika kamu traveling ke mana saja, apakah di dalam kota, ke kota lai, bahkan ke luar negeri, harus rajin memotretnya. Apalagi sekarang cukup dengan HP, lebih mudah dan produktif. Ini adalah cara untuk menggali dan membangun setting lokasi novel kita, agar bervariasi. Hampir kebanyakan novel best seller memiliki setting lokasi yang beragam, mulai dari kampung halaman, kota besar, hingga ke luar negeri. Beberapa novel saya juga bersetting kota di luar negeri. (Gong)

Di Hong Kong
Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Royal Tempat Nongkrong Anak Muda Serang

Foto ini diunggah Toto ST Radik di akun FB-nya pada 2 Januari 2021. Puisi-puisi Toto dominan membuka setiap episode di Balada Si Roy. Toto menulis di status, “Ini foto diambil bulan Maret 1990. Saya dan Golagong Penulis sering nongkrong di seruas jalan yang lebih dikenal dengan sebutan Royal. Setiap malam minggu, menghabiskan waktu di sini. Begitu pula Si Roy dalam serial Balada Si Roy. Apakah adegan ini akan muncul dalam film Balada Si Roy? Kita tunggu saja .”

Royal ibarat Dalem Kaum Bandung, Losari makasar, dan Maliboro Yogyakarta. Seruas jalan dengan bioskop Merdeka dan pertokoan. Tak ada lagi tempat seasik selain Royal di Serang. Tentu berbeda setelah Banten jadi provinsi. Anak muda Serang nongkrongnya ke Mall of Serang atau di Cilegon yang lebih banyak mall-nya.

Saya nongkrong di Royal bukan sekadar nongkrong. Kepala saya berpikir terus. Pulang ke rumah, saya selalu mencatatnya sejak 1980-an. Di novel Balada Si Roy, dengan setting 1984, Royal termasuk setting lokasi utama. Tokoh Roy dan gengya nongkrong di Royal. (GG)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

SMA 1 Serang, Sekolahku…

Sekolahku, SMA 1 Serang. Foto kiriman Toto St Radik . Foto tahun 1987. Aku lulus tahun 1982. Tidak jauh berubah. Di sini berserakan kisahku. Remaja berlengan satu, sering bolos sekolah, jago badminton, menulis puisi, dan hobi traveling. Masa remaja yang asik. Sekolahku ini jadi setting lokasi utama novel Balada Si Roy episode “Joe”.

Terimakasih kepada semua pelajar SMA 1 Serang, guru-guru dan kepala sekolahnya di era 1980-82. Berkat mereka aku jadi kuat, tahan banting, memiliki spirit: bumi dipijak langit dijunjung. (GG)

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Sumpah, Riset Dulu Sebelum Menulis!

Novel Balada Si Roy risetnya 6 tahun, 1981-1987. Saya menulisnya juga 6 tahun, 1987-1994. Sejak kelas satu di SMAN 1 di Serang, saya mulai menulis “buku harian”  tentang karakter teman-teman saya. Ini menarik untuk dijadikans tokoh dalam novel saya nanti. Selain itu tentang kota-kota yang saya datangi saat traveling untuk setting lokasi. Bahkan kisah orang-orang yang saya temui di jalan untuk alur ceritanya.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5

Musnahnya Desa Senggolo Joyo di Novel “Lelaki di Tanah Perawan”

Sejak 20 Maret 2020 – saat lockdown alias work from home gara-gara pandemi Covid-19, saya menulis novel Lelaki di Tanah Perawan. Setting lokasinya di Desa Senggolo Joyo dengan daya tarik makam keramat dan perawan desa, terancam musnah oleh virus Corona. Setting lokasi utamanya di desa Senggoolo Joyo, yang saya adaptasi dari sebuah desa di tengah hutan Kalimantan. Transportasinya perahu.

Penggambaran desa Senggolo Joyo adalah sebuah alun-alun yang dibelah dua untuk terminal bus dan taman desa. Persegi empat itu dikelilingi masjid dan pondok pesantren di barat, hotel di timur, pasar tradisional di selatan, utara polsek dan puskesmas. Ada patung Ki Senggolo Joyo, sang founder yang makamnya dikeramatkan kira-kira 5 km sebelah selatan, terletak di bukit.

Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 5