Lokasinya di puncak bukit. Jalannya kecil dan berkelok. Sungguh luar biasa semangatnya. Anak-anak yang tinggal di kota harus malu jika hidupnya santai. Mereka butuh buku.
Safari Literasi Duta Baca Indonesia di Pondok Baca Nubun Puhun Adonara

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Lokasinya di puncak bukit. Jalannya kecil dan berkelok. Sungguh luar biasa semangatnya. Anak-anak yang tinggal di kota harus malu jika hidupnya santai. Mereka butuh buku.

Jangan kuatir, nanti Gol A Gong yang akan menghubungi kita. Aktifkan saja HP-mu jika Gol A Gong sedang berada di kota kita. Kira-kira begitulah Gol A Gong. Jika dia datang ke sebuah kota, maka yang akan dicari adalah: pegiat literasi. Itu bisa saja kamu.

Saya sebagai Duta Baca Indonesia berkunjung ke sini dan berkampanye literasi. Lapangan SMP Rumah Rindu Panca Marga, Koli, Adonara Barat, Sabtu 3 Agustus 2024, ramai. Bu Kepsek mengalungi saya selempang khas Flores Timur.

Jika ada pohon mati di halaman rumahmu, jangan ditebang. Diolah saja untuk spot foto. Siapa tahu instagramable, ya.

Siapa yang menduga bahwa saya akan jadi Duta Baca Indonesia menggantikan Najwa Shihab? Tidak ada. Tapi amanah dari Perpstakaan Nasional RI ini harus saya jalankan dengan baik. Saya harus memenuhi target yang Perpusnas inginkan.

Menjaga penampilan memang perlu. Kenapa? Supaya orang-orang tidak bosa. Banyangkan, sehari bisa 2-4 titik kegiatan. Tentu harus berganti pakaan dan menyeimbangkannya dengan asesori topi.

Bagi saya, Emak adalah motivator. Setiap saya hendak melakukan sesuatu, Emak selalu menyemangati. “Allah berfirman dalam Al Qur’an tidak pernah menyebut ‘Wahai hambaku yang cacat dan sempurna. Tapi hambaku yang beriman dan bertaqwa.”

Menulis itu harus dirasakan, jangan hanya dipikirkan. Dengan dirasakan, kita akan melukis kertas dengan kata-kata yang seolh hidup. Itulah showing. Masih banyak penulis pemula yang ketika menulis langsung memberi tahu alias telling. Bolehkah? Boleh. Tapi cobalah teknik showing.

Dalam buku ini, terdapat 6 kisah lainnya dari para single mother dengan permasalahan yang berbeda dan menjadi versi terbaik mereka untuk berdamai dengan situasi yang tak pernah mereka harapkan.

Kenangan adalah motor dan perempuan. Begitulah Roy. Kamu, bagaimana?

Souvenir, kok, nomor polisi mobil atau motor? Bukannya kain batik atau kopi. Ya, tidak apa-apa. Tapi souvenir jenis ini tentu unik.
Sebetulmua apa yang terjadi di negeri kita? Ada banyak komunitas literasi, tapi masih saja dihakimi dengan sebutan; literasi kita rendah. Bagaimana ini?

Kelas Novel Tiga Babak Bertabur Konflik yang digawangi Gol A Gong sudah angkatan ketiga. Sementara itu angkatan pertama sudah siap 7 novl diterbitkan dan angkatan kedua ada 9 oang sedang sibuk menyelesaikan novel impiannya.

Merdeka dalam berkarya dan memberi pelayanan juga berarti PGRI Flores Timur tidak berhenti hanya pada pencapaian saat ini. Upaya terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerjasama dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Karya pertamaku adalah puisi, 1981. Ya, aku lahir dari rahim puisi. Tapi kemudian karena honorariumnya sedikit, aku memilih menulis prosa. Cita-citaku setinggi langit, selain keliling dunia juga membangun gelanggang remaja seperti Ali Sadikin bangun di Jakarta. Idealisme itu butuh ongkos. Maka pelan-pelan mimpi itu dirawat di rumah. Bapak dan Emak membangun literasi keluarga yang sehat.

Puisi anak sudah edisi 11/I/20 Agustus 2024. Redaksi hanya minta antara 3-5 puisi, tapi yang mengirimkan kebanyakan 10 puisi. Saking semangatnya.

Rumah Dunia sejak 1998 bisa terus bertahan hingga sekarang karena militansi para relawannya. Mereka menyadari bisa sukses karena Rumah Dunia.