Singapura negeri denda, semua orang sudah tahu. Mulai dari denda merokok sembarangan, buang sampah seeak jidat, menyeberang jalan di zebra cross dalam keadaan lampu lalu lintas menyela merah. Buktikan saja sendiri.
Hati-hati Merokok di Singapura

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Singapura negeri denda, semua orang sudah tahu. Mulai dari denda merokok sembarangan, buang sampah seeak jidat, menyeberang jalan di zebra cross dalam keadaan lampu lalu lintas menyela merah. Buktikan saja sendiri.

Buku itu bukan sekadar abjad, tapi juga gagasan, bahkan ramalan tentang masa depan. Banyak buku ditulis untuk masa depan. Jules Verne, misalnya.

Hiduplah berdampingan. Jangan pernah ada perasaan, bahwa “aku sukses karena bekerja keras”. Tentu ada andil orang lain dalam kesuksesan kita.

Program Gong Traveling ini bukan berorientasi bisnis. Tapi banyak ibadahnya. Setiap peserta secara tidak langsung ikut terlibat mendukung gerakan literasi di Rumah Dunia. Termasuk mengongkosi para relawan #RumahDunia. Para peserta juga bisa mengambil hikmah dari traveling ini, berupa pembelajaran 9 nilai hidup

“Saya memang benci kebenaran yang ada sekarang ini. Benar ada wabah virus corona. Benar semua harus pake masker dan jaga jarak. Benar semua dilarang kerja dan nggak boleh salat di masjid. Saya malah benci kebenaran itu Pak, karena saya nggak bebas lagi kerja,” jawabnya serius.

Kelas Novel Tiga Babak adalah bagian dari Sekolah Menulis Gol A Gong yang bekerja sama dengan SIP Publishing. Sekarang sudah angkatan kedua. Angkatan pertama sedang menuntaskan novel idamannya. Ayo, gabung di angkatan ketiga, Agustus 2024 nanti.

Ghea Giasty Italiane selaku Managing Director LBH LKRA dan WIEM Law Firm menambahkan, “Semoga ilmu yang kami berikan dapat memberikan dampak positif bagi para warga binaan Rutan Salemba, sehingga kedepannya mereka dapat memperjuangkan haknya untuk mendapatkan keadilan!”

Pak Ismet menjelaskan bahwa paduan suara Simba merupakan bentuk aplikasi nyata dari literasi. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga harus mampu mensejahterakan dan menyenangkan. Melalui paduan suara ini, kami ingin menunjukkan bahwa literasi bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk seni yang menghibur.

Jangan menulis cerita (cerpen atau novel) seperti sedang menulis sinopsis. Harus dibedakan. Biasanya sinopsis itu ibarat telling (mengatakan), sedangkan menuliskannya itu harus seperti showing (menunjukkan).

Pada tahun 2016 juga SMK Sura Dewa pernah dikunjungi salah satu sastrawati Indonesia, Fanny Jonathans Poyk . Berharap Agustus 2024 saat momen Duta Baca Indonesia kembali ke Larantuka bisa berkunjung ke Taman Literasi Sura Dewa untuk bisa berbagi inspirasi kepada peserta didik SMK Sura Dewa.

Sore hari di Rumah Dunia. Anak-anak bermain bola. Ibu-ibu duduk ngerumpi. Tiba-tiba ada drone gentayangan di antara mereka. Anak-anak mengejar dengan gembira.

Abdul Salam sebagai Presiden Rumah Dunia menggarisbawahi pentingnya mengeksplorasi kebudayaan lokal melalui media tulisan. “Lokalitas adalah kebudayaan yang lahir di suatu wilayah tertentu dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Eksplorasi ini perlu dilakukan melalui berbagai media, salah satunya menulis, untuk keberlangsungan literasi dan membangun Banten yang lebih baik,” katanya.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan perusahaan konsisten menggandeng generasi muda yang peduli terhadap isu sosial dan isu pembangunan berkelanjutan untuk melakukan aksi nyata

Mari menulis sinopsis cerpen atau novel dengan benar. Bagaimana caranya? Gampang. Yang harus dipahami sejak awal, menulis sinopsis itu tidak perlu ada dialog.

Tere Liye seolah ingin mengungkapkan bahwa dirinya tak hanya piawai menangiskan pembacanya dengan kisah-kisah cinta, tetapi juga andal dalam menakjubkan pembacanya dengan kisah politis para bedebah. Saya telah membaca semua serial aksi karyanya, termasuk yang paling terbaru juga.

Perpusnas Press keliling Indonesia menggelorakan semangat menulis lewat Inkubator Literasi. Kali ini titiknya di Rumah Dunia, Serang-Banten, Rabu 3Juli 2024.

Terima kasih kepada semua. Tanpa kalian semua, aku tidak akan sampai pada titik ini. Gusti Allah tidak tidur. Semoga Allah selalu memudahkan segala urusan iqro dan qalam kita.