Nah, difilm Balada SiRoy ini Fajar Nugros ingin menghidupkan ruh puisi itu. Firman Venayaksa yang direkrut IDN Pictures untuk menguatkan nilai-nilai Kebantenan, berdiskusi soal ini dengan sutradara. Disertasi Firman tentang Balada Si Roy digunakan sebagai referensi penulisan skenarionya oleh Salman Aristo, sehingga Produser Susanti Dewi merekrut Firman.

Nah, bagaimana caranya Fajar Nugros menghidupkan ruh puisi itu? Toto ST Radik akan dilibatkan sebagai cameo di Film Balada Si Roy. Saya ingat pada 1990-an, Toto itu guru ekstra kurikuler di SMAN 1 Serang. Toto mengajar teater dan puisi.


