Hakikat pembelajaran kurikulum merdeka lebih condong pada aktivitas di luar kelas. Pada tanggal 15-17 Oktober 2022 ponpes Qur’an Kayuwalang menyelenggarakan perkemahan di Lingga Mekar Kuningan.

Semua menyambut antusias acara tersebut. Pun persiapan direncanakan sedemikian rupa. Dari pembentukan panitia hingga yang bersifat logistik. Sepenuhnya memberdayakan kapasitas santri. Wujud upaya melatih kapabilitas mereka agar siap terjun di tengah masayarakat.

Guru hanya membimbing dan memberi petunjuk. Adapun pemain diserahkan sepenuhnya kepada siswa. Mereka bergotong royong berbagi tugas ada yang mencari kayu bakar, melayangkan surat untuk peminjaman armada Angkatan Laut guna menyokong transportasi. Pun ada yang meminjam tenda ke pengurus mahasiswa IAIN. Bekerjasama bahu membahu agar terlaksananya hajat bersama tersebut. Adapun anggarannya dari iuran swadaya orang tua masing-masing.

Kegiatan Camping merupakan kegiatan outdoor yang sangat bermanfaat guna memantik perkembangan psikomotorik tumbuh kembang anak. Yang tidak ditemukan secara teoritis didalam pembelajaran sehingga berkontribusi dalam membentuk watak dan temperamen seseorang agar empati terhadap lingkungan sekitar.

Setiap regu terdiri dari 5-6 orang. Pengklasifikasiannya berdasarkan jenis kelamin. Tidak bercampur antara laki-laki dan perempuan. Sehingga tetap terjaga akhlak islami. Untuk Ikhwan terbagi menjadi regu Rajawali, Singa, Elang, Kancil dan Buaya. Untuk Akhwat terdiri dari regu Sakura dan Matahari.

Berbagai kegiatan kemah seperti mendirikan tenda, memasak untuk makan, mencari jejak dan kegiatan lainya membiasakan mereka bagaimana mengerjakan proyek, bekerja secara tim. Sehingga diharapkan dapat membangkitkan rasa kebersamaan, toleransi dan kesetiakawanan sosial antar sesama. >>> ke halaman berikutnya


