Oleh Zaeni Boli
Sore Kamis, 22 Januari 2026, langit masih mendung menyelimuti Kota Larantuka. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat anak-anak muda yang tergabung dalam ekstrakurikuler Club Baca Sura Dewa SMK Sura Dewa yang keberadaannya masih seumur jagung.
Semangat mereka tidak luntur oleh cuaca yang tak bersahabat dalam agenda kecil yang telah mereka persiapkan, yakni kegiatan bedah buku Lamafa karya Fince Bataona.

Agenda ini merupakan agenda pertama Club Baca sebagai kelompok baca yang baru terbentuk di SMK Sura Dewa, sebuah wadah sederhana bagi siswa-siswi SMK Sura Dewa yang memiliki minat di bidang literasi sebagai ruang untuk bertumbuh bersama.
Adalah Ayu Lelang Ayaq, Ketua Club Baca Sura Dewa, yang sekaligus menjadi pembedah buku Lamafa karya Fince Bataona. Acara sederhana yang diselenggarakan di TBM Lautan Ilmu ini kedatangan tamu istimewa, yakni Bunda Literasi Flores Timur, yang juga merupakan istri orang nomor satu di Flores Timur, yaitu Bupati Flores Timur.
Di tengah cuaca yang tak bersahabat, beliau tetap hadir untuk mengikuti acara bedah buku Lamafa sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda yang berminat di bidang literasi.

Menurut pengakuan Bunda Literasi Flores Timur, agenda yang beliau hadiri ini menjadi kegiatan pertama yang diikuti pada tahun 2026 setelah pada tahun 2025 beliau dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Flores Timur. Dengan kehadiran Bunda Literasi Flores Timur, anggota Club Baca Sura Dewa merasa bangga dan semakin bersemangat untuk terus menyalakan api literasi sebagai generasi yang cerdas, unggul, dan kreatif.
Bunda Literasi Flores Timur juga berharap akan terjalin kolaborasi selanjutnya, khususnya dengan para penggiat literasi di Flores Timur, untuk terus menyalakan semangat literasi di wilayah tersebut.

Dari pengamatan penulis, Bunda Literasi Flores Timur tampak nyaman mengikuti agenda bedah buku. Hal ini terlihat dari buku yang dibahas yang cukup menarik dan pembedahnya yang merupakan pelajar SMK Sura Dewa.
Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan selingan, di antaranya Airin dan Najwa yang membacakan puisi, Yanto Said dengan permainan saksofonnya, serta Tim Dance Sura Dewa dengan tarian yang membuat acara bedah buku ini semakin istimewa.



