Saat acara selesai, Tim Duta Baca Indonesia bersama Pak Ronald diajak keliling ke beberapa tempat yang ikonik di Kota Ambon, Provinsi Maluku sambil menikmati makan siang bersama. Di antaranya: Gong Perdamaian Dunia, Patung Pattimura, Jembatan Merah Putih. Kami mengabadikan momen ini dengan berfoto bersama.

Setelah puas foto-foto, kami melanjutkan perjalanan menuju Kahf Kafe, di Jl. Puncak Wara, No.33 (Depan MAN 1 Ambon) untuk berkegiatan literasi tepat pukul 18.30 WIT. Nama kegiatannya adalah Bincang Literasi yang mengusung tema “Meningkatkan Budaya Membaca dalam Upaya Pencegahan Korupsi” bersama Gol A Gong, Duta Baca Indonesia, Arita Muhlisa, Pegiat Literasi Maluku, dan Subhan, Sekretaris Direktur Moluccas Corupttion Wacht (MCW).


Mas Gong memberikan stimulus bahwa korupsi itu wujudnya seperti hantu. Korupsi hanya bisa diperbaiki di rumah, awalnya dengan cara transparansi. Kemudian pembicara lain meresponsnya.


Menurut Subhan yang bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS), tenyata Provinsi Maluku peringkat 4 termiskin. Ada dua aspek yang harus dibenahi. Pertama aspek kebermanfaatan dan kedua aspek keberlanjutan. Dengan menggunakan metode pendekatan sosial tentang kemiskinan struktural, harus ada regulasi perihal proses “merampok-rampok” di tiap Kabupaten/Kota hingga Provinisi Maluku. Kemudian, kultural; absen- selesai juga harus diperhatikan supaya kemiskinan tidak lagi diakibatkan secara natural.


Arita Muhlisa menambahkan, peran media sangat penting. Beritakan terkait tentang korupsi yang harus dibasmi. Selain itu, siarkan juga tentang kegiatan-kegiatan literasi dalam keluarga supaya SDM Indonesia unggul dan berintegritas. Tanggal 9 Desember nanti, ayo beraksi bersama dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia. Setiap aksi kecil sangat bermanfaat buat masyarakat.

Setelah selesai acara, aku mendapatkan oleh-oleh lukisan dari KK Aldi. Dia melukis foto wajah aku secara langsung saat acara Bincang Literasi. Bagi teman-teman yang ingin memesan lukisan, silakan Direct Message Instagram @kalalerang_ atau @yaiilahisharib. Sebagai bentuk kenang-kenangan juga, aku berikan slayer Banten kepadanya.Terima kasih banyak KK Aldi.

Aku tutup tulisan ini dengan sebuah kutipan dari Yogi Berra, seorang penangkap bisbol profesional Amerika yang kemudian mengambil peran sebagai manajer dan pelatih ,“Nobody can be all smiley all the time, but having a good positive attitude isn’t something to shrug off.”
Inilah Catatan Penting dari Puncak Safari Literasi Maluku Duta Baca Indonesia – Perpusnas RI. Pesan pentingnya: Mari sama-sama bersikap baik kepada orang-orang di sekitar.
Anyar, 27 Agustus 2022



