Alih-alih mengeluh, Yan Surahman yang juga guru di SMPN 1 Lewolema, Waimana, Flores Timur, justru memiliki ide kreatif menggambar bersama.
Guru Pikir Apa, Murid Pikir Apa: Sebuah Tantangan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Gelisah pada lingkungan

Alih-alih mengeluh, Yan Surahman yang juga guru di SMPN 1 Lewolema, Waimana, Flores Timur, justru memiliki ide kreatif menggambar bersama.

Family time bersama anak-anak merupakan bagian dari kita membersamai tumbuh kembang mereka.

Bijaklah dalam bermedia sosial—baik sebagai penyampai pesan maupun sebagai pembaca.

Sebagai pekerja, kita mesti melawan rasa malas, begitu pula saat hujan turun dan udara dingin semakin menggoda untuk bermalas-malasan.

Banjir kosakata yang menyusahkan dan menguntungkan jika digunakan seusai dengan tempatnya.

Maka, langkah kritis dan visioner dari seorang menteri seperti Raja Juli Antoni patut diapresiasi dan dijadikan teladan.

Pasar Kaget yang Diburu Emak-Emak

Orang-Orang di Balik Layar Pementasan Teater
Saya memulai belajar teater dari kerja-kerja di belakang layar, seperti menjadi bagian dari tim artistik. Dari sana, saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang berharga. Pengalaman ini saya peroleh di Bekasi, di bawah asuhan dua seniman hebat, almarhum Ane Matahari dan Dedi S. Putra Siregar. Dari keduanya, saya belajar nilai-nilai berkesenian yang kemudian saya terapkan pada anak-anak Bengkel Seni Milenial.
Kepada anak-anak tersebut, saya juga mencoba mengajarkan bahwa kerja teater bukan hanya tentang keaktoran atau pertunjukan di atas panggung semata. Ada banyak kerja-kerja lain yang patut mendapatkan perhatian dan apresiasi, seperti kerja tim musik, tim artistik, dan juga dokumentasi. Tanpa kerja-kerja di belakang layar, apa yang tersaji di atas panggung akan terasa hambar.
Teater adalah kerja kolektif yang membutuhkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai. Nilai-nilai ini sangat penting diajarkan di tengah masyarakat yang semakin apatis dan cenderung berpikir individualis. Kebersamaan dan gotong royong adalah nilai luhur yang dimiliki bangsa ini.

Jika kita membekali diri dengan wawasan mendaki dan lain sebaginya, yakinlah rencana dan tujuan kita akan terlaksana meskipun harus melewati rintangan atau ujian.

Meskipun pantai itu indah, tetaplah berhati-hati agar tidak salah menginjak bulu babi saat menikmati keindahan laut.

Makan bersama adalah bentuk rasa syukur atas apa yang telah dicapai.

Tip dan trik menuju kesuksesan ala Raditya Dika memang patut kita contoh. Di usianya yang ke-40, Raditya Dika masih terus belajar dan meng-upgrade diri.

Teater hari ini terus hidup dan dirayakan, meski dalam ruang-ruang sunyi para pejalan sunyi.

Bagi orang Madura, rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga tempat jiwa kembali. Dan langgar adalah jembatan itu

Sebuah trik dan tips yang harus dilakukan ketika berusia 40 tahun, berikut ini nukilan dialog Raditya Dika dalam channel Youtubenya.

Program ini bertujuan untuk menjelajahi kantor-kantor pusat pemerintahan, baik legislatif maupun yudikatif.

Ah. Hujan deras. Atap bocor. Kasur basah. Aku letakkan ember untuk menampung air hujan. Aku kedinginan. Ini tenah malam. Mana mungkin memanggil tukang.