Menampilkan: 69 - 83 dari 83 HASIL

Puisi Esai Gen Z: Langkah Ibu dalam Senyap Derita

Seminggu lagi lebaran. Tidak terasa ya, sudah minggu ketiga Maret. Waktu seperti kereta cepat meninggalkan kita. sekarang Puisi Esai Gen Z Edisi 11/I/19 Maret 2025 hadir dengan “Langkah Ibu dalam Senyap Derita” karya Alfia Nur Alrasi dari Kuningan. Rubrik ini untuk Gen Z. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Selamat menunaikan ibadah puasa ramadan.

Anak Kecil Cilegon Itu Dijadikan Pengemis di Jakarta

Memasuki minggu keempat bulan Februari, Puisi Esai Gen Baru kini edisi 8/I/26 Februari 2025 hadir dengan “Anak Kecil Cilegon Itu Dijadikan Pengemis di Jakrta” karya Rasya Nuurl Kamila – siswi SMP Unggulan Uswatun Hasanah, Kota Cilegon, Banten. Rubrik ini untuk Gen Z. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa kirimkan fotonya dan sertakan nomor rekening bank.

Luka Yang Tak Terlihat

Memasuki minggu ketiga bulan Februari, Puisi Esai Gen Baru kini edisi 7/I/19 Februari 2025 hadir dengan “Luka yang Tak Terlihat” karya Karya Habibaturrohmah – Duta Puisi Esai Jawa Tengah. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Lantai Dingin itu Tempat Belajarku

Memasuki bulan kedua, Puisi Esai Gen Baru menggelinding. Kini edisi 6/I/12 Februari 2025 hadir dengan “LantaiDingin Itu Tempat Belajarku” karya Deni Friska Yulianti dari Padang. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Kronik Perlawanan di Negeri Paradoks

Memasuki bulan kedua, Puisi Esai Gen Baru menggelinding. Kini edisi 5/I/5 Februari 2025 hadir dengan “Kronik Perlawanan di Negeri Paradoks” karya Lamya Nufaisah – Duta Puisi Esai 2024 dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Opera Bebek Minggat

Sudah satu bulan Puisi Esai Gen Baru menggelinding. Kini edisi 4/I/122 Januari 2025 hadir denan “Opera Bebek Minggat” karya Dewi Arimbi – Duta Puisi Esai 2024 Jawa Barat. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Bayang Ayah di Balik Jendela

Puisi Esai Gen Baru edisi 3/I/15 Januari 2025 kini hadir. Kali ini “Bayang Ayah di Balik Jendela” karya Ummi Ulfatus Syahriyah – Duta Puisi Esai 2024 Jawa Timur. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Nyawa Kecil di Pusaran Dosa

Puisi Esai Gen Baru edisi 2/I/8 Januari 2025 kini hadir. Kali ini “Nyawa Kecil di Pusaran Dosa” karya Mointa Bangki – Duta Puisi Esai 2024 dari Sulawesi Utara. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Air Tanah Jakarta, Ibukota Tanah Air Kita

Puisi Esai Gen Baru edisi 1/I/1 Januari 2025 kini hadir. ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Ayo Tuliskan Peristiwa di Sekelilingmu Melalui Puisi Esai Mini 500 Kata

Menulis puisi esai mini 500 kata adalah panggilan untuk peduli. Ia mengajak kita membuka mata pada isu-isu di sekitar: ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia, kemiskinan, atau diskriminasi, dan isu kemanusian lain. Dengan menulis, kita tidak hanya membuat isu itu terlihat, tetapi juga melatih hati untuk berempati. Empati adalah fondasi perubahan.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==