Oleh: Khoirurroja-Peserta Kelas Menulis Rumah Dunia Angkatan 40
Sore 30 Desember 2024, sekitar pukul 16.20, saya berangkat dari rumah menuju Rumah Dunia untuk mengikuti kegiatan akhir tahun di sana. Setibanya di Rumah Dunia, saya mendapat tugas di dapur bersama Bang Dodom. Setelah itu, Bang Fajri mengarahkan saya untuk berbelanja di Pasar Rau. Malamnya, kami berdiskusi tentang apa saja yang akan dibeli, seperti jagung, pisang, kacang, dan abu bakar. Bang Fajri mengatakan bahwa kami akan pergi ke Pasar Rau sekitar pukul 02.00 dini hari.


Namun, ketika saya terbangun, ternyata sudah pukul 03.30, dan Bang Fajri masih tertidur. Hehe. Akhirnya, saya pun kembali tidur. Baru sekitar pukul 05.30 kami bersiap-siap untuk berangkat ke Pasar Rau. Setibanya di sana, kami membeli bahan makanan yang dibutuhkan.
Sore harinya, kami mulai memasak. Tahap pertama adalah menyalakan api. Eh, lucunya, ketika Bang Mamet dan Bang Naufal mencoba menyalakan api, hasilnya tidak berhasil. Tapi begitu Bang Dodom yang mencoba, api langsung menyala-nyala dengan mudah. Kami semua terheran-heran, seolah-olah Bang Dodom adalah seorang pengendali api.

Pada hari H, kami mulai merebus pisang. Begitu pisang diberikan kepada panitia, baru lima menit berlalu, pisang itu langsung habis! Kami pun segera bergegas kembali untuk merebus makanan lainnya, seperti jagung dan kacang.
Setelah acara ditutup, kami semua membersihkan dapur, mencuci panci, dan membereskan peralatan lainnya. Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa menjadi panitia memang melelahkan. Namun, kelelahan itu terasa sepadan karena tali silaturahmi yang terjalin tidak boleh sampai terputus.



