Dan Aku Pun Berjilbab, Berbagi Semangat Wanita Muslimah

Jazima Naira Chand, salah satu penulis “DAN AKU PUN BERJILBAB” mengatakan saat menulis kisah ini, dia mengaku hanya ingin berbagi pengalamannya mengenai proses awal saat ia berjilbab. Jazim lebih jauh bercerita mengenai kisahnya (saat pertama kali menggenakan jilbab) penuh rintangan. Entah itu mendapatkan penolakkan dari kedua orang tuanya, atau sering mendapat kecaman tidak mengenakan dalam hal pekerjaan.

Babay Herlina, nama penda dari Aurazahra Bungapadi, selaku pembedah mengatakan bahwa saat ia membaca buku “DAN AKU PUN BERJILBAB” Bungapadi seperti sedang membaca kisahnya sendiri, saat dirinya memutuskan untuk mengenakan jilbab pertama kali saat SMP.

“Mengapa memilih membuat buku DAN AKU PUN BERJILBAB? Sementara jauh sebelumnya, Asma Nadia sudah pernah meluncurkan buku bertema sama. Mengapa tidak bikin buku temanya DAN HATIKU BERJILBAB, misalnya?” kata Hilal, salah satu peserta diskusi mengajukan pertanyaan.

Jazima menjawab, bahwa tulisannya di dalam buku ini justru bukan menceritakan saat ia pertama kali mengenakan jilbab, tapi ia menceritakan di mana pada akhirnya setelah bertahun-tahun ia mengenakan jilbab, ia mendapatkan hidayah dari ilahi, kemudian Jazim berniat dan memutuskan untuk benar-benar tidak hanya menjilbabi kepalanya, tapi juga hatinya. “Proses menuju semua itu sangat penuh rintangan,” kata Jazima. Penuh rintangan seperti apa? Karena ternyata, orang tuanya Jazima yang menolak mentah-mentah keputusan Jazima. “Saya perlu waktu tujuh tahun lamanya untuk bisa meyakinkan agar orang tua bisa menerima dan mendukung keputusan ini,” sambung Jazima.

Di akhir acara, Jazima menuturkan bahwa semua royalti penjualan buku “DAN AKU PUN BERJILBAB” akan disumbangkan seluruhnya untuk Rumah Dunia, sumbangan untuk pembebasan tanah Rumah Dunia, di mana di atas tanah tersebut nantinya akan dibangun gedung untuk berbagai kegiatan sastra.

Sebelumnya, acara siang itu—yang dihadiri sekitar 50 orang—dibuka dengan penampilan musik anak-anak Rumah Dunia yang menyanyikan dua buah lagu islami dan ditutup dengan pembagian door prize berupa pulpen, kaos dan dua buku “DAN AKU PUN BERJILBAB” yang sudah ditandatangani Jazima. Hadiah itu diberikan secara gratis bagi para peserta diskusi yang bisa menjawab pertanyaan dari Jazima dan Aurazahra Bungapadi, seputar materi diskusi yang disampaikan mereka.

*) Oleh Poetry Karatan peseta kelas menulis RD angkatan ke-19

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==