Acara ini disabut baik oleh Dekan FITK IAIN Ambon, Dr. Ridwan Latuapo, S. Ag, M. Pd. Ia mengaku kedatangan Duta Baca Indonesia ke IAIN Ambon satu keberkahan. Oleh sebab itu mahasiswa yang hadir diharapkan dapat menyerap ilmu dari Duta Baca Indonesia, dan mengimplementasikannya dalam berkarya.


“Di tengah padatnya jadwal kegiatan beliau, bisa datang ke sini. Maka jangan sia-siakan kehadiran beliau,” tegas Ridwan.

Hal senada disampaikan Marisa Mulan, Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon. Dalam sambutannya ia berharap kegiatan ini dapat menggali bibit unggul di kampus sebagai penulis. Selain itu ia juga mengharapkan ada banyak kunjungan dari mahasiswa IAIN Ambon ke kantor pelayanan Perpustakaan Kota Ambon.

“Saya juga mengundang Komunitas untuk secara bersama-sama meningkatkan literasi Kota Ambon. Dengan banyak berkolaborasi dan membuat kegiatan literasi di sana,” ungkap Marisa saat memberi sambutan.

Semantara itu Abdullah Asis Sangkala, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku mengingatkan mahasiswa agar terus meningkatkan Indeks literasi Provinsi Maluku dengan mengadakan kegiatan-kegiatan literasi. Seperti kegiatan pelatihan menulis pada hari ini.

“Pemerintah Provinsi Maluku, melalui DPRD terus membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas dalam memajukan literasi di Maluku. Hari ini dengan kedatangan Duta Baca Indonesia di Maluku, khususnya di IAIN Ambon semoga akan lahir penulis besar di Maluku di masa mendatang,” ujar Abdullah Asis.


Acara pelatihan berlangsung menarik. Para peserta sangat antusias menyimak dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh Duta Baca Indonesia. Mahasiswa yang berani bertanya atau bagus membuat tugas diberi doorprize berupa buku.

Turut hadir dalam acara pelatihan Candra Henaulu, Ketua Forum Lingkar Pena Wilayah Maluku. Dia membawa serta anggota Forum Lingkar Pena senagai peserta pelatihan. (Rudi Rustiadi)



