Di Meja Makan: Sudut Pandang dari Dapur

Habis itu hubby minta sarapan nasi goreng. Langsung sudut pandangku beralih ke dapur. Masih adakah nasi semalam? Kalau habis, masih ada waktukah untuk masak? Untuk lauk masih aman, ada telur dan kornet sebagai stok saat darurat lapar.

Alhamdulillah dalam mejikom masih ada nasi, cukuplah satu setengah porsi. Beliau satu porsi, aku yang setengah. Langsung kupanaskan nasi dalam dandang kecil. Selanjutnya aku bikin dadar telur tipis-tipis setelah mencairkan mentega di dasar wajan anti lengket non teflon.

Suka sekali dengan wajan warna salem ini, yang kubeli setelah dapat arisan. Wkwkwk. Dasar emak-emak, senang kalau dapat arisan, berasa dapat hadiah, padahal ya uang-uang sendiri yang dikumpulkan berbulan-bulan. 🤣

Untuk lauk, kornet kucampur dengan sebutir telur, oat, dan sedikit tepung, yang kemudian digoreng dengan mentega. Tadinya kukira akan jadi agak padat, bisa dibentuk seperti burger. Ternyata hasil adonan agak encer, harus disendok saat menggorengnya. Bisa sih, kutambah oat atau tepung lagi, tapi nanti rasa kornetnya hilang.

Sementara itu nasi yang dikukus di dandang kubiarkan dingin sebentar. Ini tuh konsepnya gimana aku juga bingung. Nasi dingin dipanaskan, didinginkan, untuk digoreng lagi. Manalah sempat aku berpikir berapa penambahan kandungan gula di dalamnya. 😂

Bismillah aja, nasi kogoreng dengan pasta kedelai fermentasi ala bumbu Korea. Ini hasil perburuan mencari bumbu yang sudah berlabel BPOM dan Halal MUI. Insyaallah halal, aamiin.

Setelah siap saji, baru kupanggil hubby untuk sarapan. Tetap dong, membahas bakal tulisan beliau yang sedikit lagi jadi. Tetap juga dong, aku melihat dari tiga sudut pandang seperti di awal. 😂

Sejam kemudian hubby minta aku membaca hasil tulisannya. Aku bersiap dengan tiga sudut pandang lagi. Sambil memperbaiki salah ketiknya, aku membaca dari awal hingga akhir, dan mendapat kejutan karena ending yang benar-benar berbeda dari yang kubayangkan. Benar-benar ending yang tidak pernah muncul dari presentasi hubby sebelumnya. 🫶

Di mana bisa membacanya? Nanti ya, Insyaa Allah kalau sudah terbit kukasih tahu. 😂

Selamat pagi dari piring hubby! Sehat-sehat semuanya! 🤲

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==