Di Sepertiga Malam, Banyak-banyaklah Berdo’a

Sepanjang Rumah Dunia berdiri pada 1998 hingga 2022, alhamdulillah, belum ada cerita orang kesurupan di Rumah Dunia. Para relawan Rumah Dunia berusaha memegangi dua relawan perempuan yang kesurupan; mereka gerakan-gerakannya seperti penari. Mereka mengamuk. Satu sembuh, pindah ke yang satunya. Begitu tes berulang hingga dua kali.

Kami memdatangkan ustadz di kampung. Ritualnya sederhana. Ustadz berdoa. Kami membantu memegangi tubuh mereka yang kejang-kejang dan berteriak-teriak, kadang diselingi tawa menyeramkan. Kedua mata mereka juga bergerak liar dan melotot . Ketika mengamuk, ustadz berdoa di ubun-ubun korban dan meniupnya. Kemudian tangannya diusapkan mulai dari kening hingga wajah. Seketika si korban yang tadinya mengamuk, langsung lemas.

Saya pernah melihat orang kesurupan dua kali, Sekarang ini yang ketiga. Pertama kali ketika SMA, 1981, sedang kemping di panai Anyer. Naik tru. Pulangnya kami tertawa-tawa sepanjang perjalanan. Lpa berdoa. Ternyata ada yang kesurupan, perempuan. Kami mengantarnya ke pelabuhan Merak, karena ingin pulang ke Lampung. Alhamdulillah sembuh.

Kedua sangat menegangkan. Tahun 2017, di Angkor Wat, Kamboja. Istri saya. Tanda-tanda itu sudah saya lihat sejak sore. Tias kelelahan. Saat saya tahajud, tiba-tiba Tias bangun dan seperti orang linglung. Dia tidak mengenali dirinya sendiri. Rambutnya tiba-tiba berdiri seperti nenek sihir di film-film.

Saya peluk Tias. Saya baca ayat kursi dan doa: “Robbi a’uudzubika min hamazaatisy-syayaathiin wa a’udzubika robbi ayyahdhuruun.” Artinya: Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan dan aku berlindung pula kepada-Mu ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”

Saya ajak berdialog. Saya smbunyikan benda yang dibeli di Angkor Wat ke dalam lemari. Saya ajak salat. Kami begadang hingga pagi. Sepanjang perjalanan menuju Phnom Phen – dari Angkor Wat Siem Reap, Tias masih belum mengenali dirinya. Tapi setiba di ibukota Kamboja, alhamdulillah, Tias ingat lagi. Ya Allah, kalau saja Tias mengamuk.

Banyak-banyaklah berdo’a, kawan.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==