Taufik Nor, Kepala Sekolah UPTD SDN 1 Jorong, mengku senang dengan kedatangan Duta Baca Indonesia ke sekolahnya. Hal itu menjadi satu kebanggaan sekaligus kehormatan. Menurutnya kehadiran Duta Baca Indonesia di SDN 1 Jorong sangat positif untuk memberi semangat pada siswa.
Dalam sambutannya Taufik berharap para muridnya bisa belajar dan mendapatkan inspirasi dari pengalaman-pengalam dan cerita yang disampaikan oleh Duta Baca Indonesia. Ia juga berharap para siswa bisa gemar membaca setelah mendengar cerita yang inspiratif dari Duta Baca Indonesia.



Menurut Sairaji, Pustakawan Dinas Perpustakaan Daerah Tanah Laut, SDN 1 Jorong dipilih sebagai titik kunjungan Duta Baca Indonesia karena perpustakaan SDN 1 Jorong satu-satunya perpustakaan sekolah yang mendapat akreditasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. SDN 1 Jorong juga dinilai sebagai salah satu sekolah yang aktif mengampanyekan gerakan literasi di Tanah Laut.



Sairaji berharap melalui kunjungan Duta Baca Indonesia, semangat membaca dapat semakin tumbuh dan berkembang di hati setiap siswa SDN 1 Jorong. Anak-anak yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan bangsa. Menurutnya dengan lebih banyak membaca, dapat membantu siswa memahami sesuatu hal dengan lebih baik.





Acara berlangsung penuh antusias dari siswa di lapangan SDN 1 Jorong. Para siswa terlihat sangat senang saat menyimak cerita inspiratif dari Duta Baca Indonesia. Siswa yang berani bertanya atau berani menjawab pertanyaan diberi doorprize berupa majalah Imajinatif Seru Orisinal dan Cahaya Inspirasi Anak hasil donasi dari PT. Cahaya Inspira Adiwangsa kepada Duta Baca Indonesia untuk dibagi-bagikan saat Safari Literasi.




Pada kesempatan itu Duta Baca Indonesia menceritakan bagaimana proses ia suka membaca. Ia juga menceritakan keempat anaknya yang sukses karena menekuni bahasa asing. Ia berpesan agar siswa SDN 1 Jorong dapat menguasai satu bahasa asing agar dapat berprestasi dan mendapatkan beasiswa di luar negeri.




Setelah berbagi cerita kepada semua siswa-siswi SDN 1 Jorong, Duta Baca Indonesia memeberi pelatihan menulis kepada 50 siswa yang terpilih. Pada kesempatan itu Duta Baca Indonesia melatih siswa untuk menulis perasaan mereka kepada orang-orang yang dekat dengan mereka, seperti orang tua dan kakak-adik mereka. Tulisan yang bagus mendapatkan hadiah dari Dinas Perpustakaan Daerah Tanah Laut.






