Toboali Bangka Selatan disejajarkan dengan Jakarta, Serang Banten, Padang Panjang, Lampung, Kuningan dan sejumlah Kota lainnya yang selama ini kita kenal sebagai kota lahirnya penulis-penulis beken Nusantara.

Satu panggung dengan para pendekar literasi Nusantara, demikian saya menyebut mereka, sungguh sesuatu yang amat luarbiasa bahkan sebuah kehormatan yang amat tinggi bagi saya.

Duduk sejajar dengan Duta Baca Indonesia Golagong Penulis sastrawan dan penyair ternama Kurnia Effendi serta dengan pendekar literasi asal Padang Panjang Muhammad Subhan serta penyair perempuan Lampung Jauza Imani dan sederet nama lainnya, sungguh sebuah kehormatan yang teramat tinggi bagi saya yang berasal dari Kampung Toboali.

Tiba-tiba saya teringat dengan Hamidah, pengarang Wanita dari Kota Muntok yang namanya terukir dalam dunia sastra tanah air.

Tiba-tiba buku-buku karya anak muda Toboali Bangka Selatan tergambar nyata dalam mata tua saya.
Tiba-tiba ingatan saya menyeruak kepada Musdalifah yang pernah melahirkan buku Disleksia.



