Fans Musik Jadoel Siap-siap, Aston Hotel & Musisi Kota Serang Lagi Menggagas Ajang Khusus!

Kafe yang menghadirkan live music di Kota Serang boleh bermunculan bak jamur di musim hujan. Namun, manakala kalangan Generasi X (kelahiran 1965–1980) dan Generasi Y (kelahiran 1981–1995) hendak hang out sembari menikmati lagu-lagu hits di masa mereka bertumbuh, lokasinya sangat sedikit. Apalagi jika diciutkan musik yang diperdengarkan adalah tembang lawas, Indonesia maupun Barat, itu kian sulit ditemukan di sini.

Padahal, para penggemar hits lawas Indonesia era tahun 1970-an seperti D’Llyod, Panbers, Koes Plus, God Bless, hingga era 2000-an macam Java Jive, Dewa 19, KLA Project, Sheila On 7, dan lain-lain, akan tetap selalu ada.

Begitu juga penggemar Evergreen Hit Songs, Rock & Roll, maupun Classic Rock, tak lekang oleh waktu. Hits song penyanyi ataupun band seperti Lionel Richie, Whitney Houston, Celine Dion, Mariah Carey, Kenny Rogers, Peter Cetera, Bryan Adams, Air Supply, Duran Duran, Bon Jovi, Mr. Big, White Lion, Bad English, Scorpions, FireHouse, dan banyak lagi, bakal selalu dirindukan telinga para penikmatnya.

Pendopo Aston Serang yang akan menjadi venue perhelatan musik lawas dan seni budaya Banten.

Menyikapi kondisi tersebut, Aston Serang Hotel & Convention Center—yang telah membuka diri bagi seniman Banten sebagai Pusat Budaya Banten—bersama G2 Entertainment menggagas sebuah ajang pertunjukan musik lawas.

“Kami mendapat kehormatan dipercaya Aston untuk menggelarnya secara berkala, paling sedikit sebulan sekali. Lagu-lagunya oldies Indonesia maupun Barat. Lokasinya di Pendopo Aston Serang yang sangat representatif. Intinya, kami siap menyajikan wahana bagi penggemar musik oldies di Kota Serang untuk bermemori ria, bernyanyi bersama, having fun bersama,” tutur pendiri G2 Entertainment, Gaduh Gifta Pisantun, yang ditemui usai rapat pematangan acara bersama Direktur Operasional Aston Serang, M. Rajab, Senin (5/1/2026) di Aston Serang.

Ditambahkan Rajab, ajang ini tidak semata ditargetkan menjadi wahana berkumpul bersama melepas rindu pada tembang-tembang lawas, tetapi lebih jauh lagi menjadi sarana pengembangan seni budaya Banten.

“Pada waktunya kelak, kami ingin ajang ini disisipi berbagai kegiatan seni budaya Banten, seperti pertunjukan seni budaya, talkshow, awarding, bahkan penggalangan dana bagi seniman Banten atau bencana,” jelas Rajab.

Para penggagas ajang musik lawas yakni Aston Serang, G2 Entertainment dan musisi Kota Serang, berfoto bersama usai rapat pematangan acara di Aston Serang, Senin (6/1/2026)

Sebagai penampil musik pengiring dalam format band, Aston dan G2 sepakat menggaet musisi senior Kota Serang, Tendy Sugandi alias Tendy Xbeat, sebagai pengelolanya. Gitaris legenda Kota Serang ini pula yang nanti memilih tema-tema tertentu di setiap show-nya, misalnya Evergreen Hit Songs, Classic Rock, Slow Rock, Rock & Roll.

“Atau bisa juga tribute ke penyanyi maupun band tertentu,” ujar Tendy.

Lalu, apakah nama ajang ini? Saat ditanya, baik Gaduh maupun Rajab berkelakar, “Masih dimatangkan. Sepekan ke depan sudah ada,” ujar Rajab.

“Atau mungkin Anda punya usulan?” sambung Gaduh kepada para jurnalis.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==