Gerakan Indonesia Membaca ala DBI di Semarang

Narasumber dalam kegiatan tersebut Dr. Yusqon (Penerima Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2022), Tirta Nursari (Ketua Forum TBM Kabupaten Semarang), dan Indra Defandra (CEO SIP Publishing). Acara berlangsung secara hybrid dengan peserta on site 200 orang, dari pelajar, guru, mahasiswa, pustakawan dan pegiat literasi. Acara berlangsung di Sasana Widya Praja BPSDM Jawa Tengah.

Tirta Nursari mengingatkan pentingnya lokalitas untuk dituliskan. Dengan menuliskan lokalitas bisa mendorong ekonomi kreatif untuk berkembang. Selain itu dapat memperkenalkan keberagaman budaya dan tradisi lokal ke kancah nasional.

“Misalnya Bali, kita semua tahu Bali bisa terkenal dan mendapatkan keuntungan dengan menjual pariwisata dan loakitasnya. Sehingga bisa memberdayakan daerahnya,” jelas Tirta.

Sementara itu Indra Defandra mengungkapkan bahwa minat baca dan menulis di Indonesia itu bagus. Hal itu dibuktikan dengan data dari aplikasi penyediaan bacaan mangatoon dan beberapa aplikasi lain. Ada cerita yang dibaca sebanyak 5 hingga 10 juta pembaca. Menurutnya hal itu bukan sembarang anka karena bisa dibuktikan kebenarannya.

“Hal ini merupakan indikasi dari bagusnya minat baca dan menulis. Saya punya media digital literasip. Setiap minggu ada sekitar 200 naskah yang masuk. Itu bukti-buktinya. Soal dat perpustakaan sepi atau kunjungannya sedikit karena, barangkali Gen Z membacanya di flatform digital. Jadi bukan minat bacanya yang rendah,” ungkap Indra.

Hal lain disampaikan Dr. Yusqon, ia menyampaikan bahwa keberadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan komunitas literasi sangat penting. Keberadaannya menjadi alternatif masyarakat untuk memperoleh bahan bacaan. TBM Sakila Kerti yang didirikannya di terminal Tegal banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Pada kesempatan itu acara dipandu oleh Duta Baca Indonesia, Gol A Gong. Setiap peserta yang aktif mendapatkan hadiah berupa buku, hasil dari lomba menulis konten lokal yang diterbitkan Perpusnas Press. Setelah acara bincang-bincang selesai, Gol A Gong meneruskan dengan pelatihan menulis potensi daerah Jawa Tengah.

Rudi Rustiadi

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==