Pampam menambahkan, sebenarnya acara ini tidak difokuskan ke kalangan SMA saja, tetapi sudah menyasar ke kalangan TK, SD, SMP sampai mahasiswa. Alasan kenapa ‘safety riding’ terus dilakukan karena menurutnya itu adalah bentuk dari kepedulian Honda Banten demi berkendara yang baik dan ini sudah dilakukan lebih dari sepuluh tahun bermitra dengan Rumah Dunia guna mengedukasi masyarakat.

Di lapangan, para peserta nampak antusias apalagi saat sesi bagi-bagi ‘doorprize’.

Rafie, pelajar SMA 2 Kota Serang mengatakan, “Saya jadi paham, nih, gimana cara naik motor yang baik. Supaya selamat. Semoga kegiatan ini terus berlanjut. Sukses terus dah buat Honda dan Rumah Dunia,” pungkasnya.
Cuma saya, motor ADV-nya tidak buat doorprize. (Mahyu An-Nafi).




