Idul Adha 1433 Hijriyah, Rumah Dunia Sembelih Kambing Satu Ekor

Satu kambing dikirim ke masjid dan sisanya di Rumah Dunia disembelih atas nama Ikhfa Latifa Dinar bin Tedi Suwardi tepat pada Minggu, 10 Juli 2022, siang hari. Kami relawan Rumah Dunia siap bakar-karan sate kambing nanti malam.

Jagal diutus oleh Arif Baehaqi sebanyak dua orang, yaitu Pak Asman dan Awi – mereka ayah dan anak. Namun, pada saat eksekusi ternyata yang datang lebih dari dua—itu tidak jadi soal sebenarnya. Semakin ramai, semakin asik. Poknya nanti semua kebagian secara merata, itulah literasi budaya dan kewargaan. Selalu melibatkan waga di sekitar.

Asman lelaki yang sudah berumur tua nampaknya masih mahir memainkan pisau. Ia menekan pisaunya di leher kambing dan seketika darah menyembur. Kambing pun disembelih. Ini adalah simbol dari sanggupkan kita kehilangan sesuatu dengan ikhlas. Itulah makna dari Idul Adha.

Awi melemparkan tali tambang dan menggotong kambing untuk dikuliti. Fadli selaku office boy (OB) Rumah Dunia juga memainkan pisaunya—ia mengasah sampai tajam dan ikut menguliti. Kerjasama apik antar warga. Kompak. Literasi kolaborasi, namanya.

Setelah berhasil mencincang daging ke tujuh belas plastik dengan ukuran setengah kilo—para relawan berembuk untuk membagikan kepada siapa saja yang berhak menerima.

Pada akhirnya diputuskan yang mendapatkan bagian adalah orang-orang terdekat di antaranya para relawan senior Rumah Dunia dan tetangga.*

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==