IPI Kota Sukabumi Gelar Bimtek Kepenulisan Bersama Duta Baca Indonesia Gol A Gong

Oleh Rudi Rustiadi

Jumat, 17 Oktober 2025. Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Sukabumi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan bertajuk “Menjadikan Pustakawan Sebagai Penulis Hebat” di Aula Kelurahan Cisarua, Kota Sukabumi. Kegiatan ini menghadirkan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, sebagai narasumber utama.

Bimtek diikuti peserta lintas profesi, mulai dari pustakawan, guru, hingga mahasiswa. Ketua Pelaksana Kegiatan, Linda Solihat, menjelaskan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kemampuan menulis pustakawan agar semakin percaya diri dalam menulis dan berkarya.

“Tulisan peserta nantinya akan dibukukan, dan penulis terbaik akan mendapatkan hadiah dari IPI,” jelas Linda saat menyampaikan laporan kegiatan.

Ketua IPI Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu, menegaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis kepenulisan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan wujud nyata dari Asta Etika Pustakawan Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini secara khusus mengimplementasikan poin kedua yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pustakawan. Dengan mengikuti kegiatan ini, para pustakawan diharapkan dapat mengasah keterampilan menulis sehingga mampu melahirkan karya yang bermanfaat.

“Membaca dan menulis adalah perintah Allah agar kita menjadi bermanfaat di dunia ini. Melalui kegiatan ini, pustakawan diharapkan memiliki kemampuan menulis serta memperkuat peran pustakawan sebagai motor penggerak literasi di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membangun pustakawan yang lebih percaya diri, profesional, dan berdaya saing,” katanya.

Melalui Nicke, IPI Kota Sukabumi juga memberikan apresiasi kepada panitia dan pihak Kelurahan Cisarua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat literasi sekaligus menguatkan peran pustakawan sebagai motor penggerak budaya baca dan tulis khususnya di Kota Sukabumi.

Sementara iti Gol A Gong menyampaikan, setiap bulan ia menjadi tutor pelatihan fiksi mini via daring, bersama SIP Publishing secara gratis. Ia menyampaikan sudah hampir 200 buku antologi fiksi mini terbit dari SIP Publishing. Fiksi mini juga sudah tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Di era digital ini, para pembaca cenderung membaca yang pendek dan ‘nendan’. Nah, sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025, program unggulan saya Gerakan Indonesia Menulis bekerjasama dengan SIP Publishing, setiap bulan menyelenggarakan pelatihan fiksi mini secara online,” jelas Gol A Gong.

Dalam pemaparan materinya, Gol A Gong menjelaskan alur penulisan fiksi mini. Fiksi mini, ungkapnya, selalu penuh dengan kejutan, sebab memiliki akhir cerita yang tidak terduga atau twist ending.

“Fiksi mini itu selalu bikin kaget akhirnya. Misalnya, saat awal membaca, kita menduga sesuatu itu berwarna biru, tetapi ternyata di akhir cerita dugaan itu salah, sebab sebenarnya berwarna merah,” tambahnya.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==