Rumah Dunia meluncurkan 27 buku karya penulis Banten dalam perayaan World Book Day 2026, disertai orasi literasi Prof. E. Aminudin Aziz.
Rumah Dunia Luncurkan 27 Buku di Perayaan World Book Day 2026

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Rumah Dunia meluncurkan 27 buku karya penulis Banten dalam perayaan World Book Day 2026, disertai orasi literasi Prof. E. Aminudin Aziz.

IPI Kota Sukabumi menggelar Bimtek Kepenulisan bersama Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, untuk membekali pustakawan agar percaya diri menulis dan menggerakkan literasi.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang menggelar Bimtek kepenulisan fiksi mini bersama Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, untuk menumbuhkan semangat literasi dan melahirkan penulis baru di Batang.

Perpusnas RI berkolaborasi dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMK Nuurul Bayan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/8/2025).

ada hari Kamis, 31 Juli 2025, sebanyak 28 siswa-siswi dari kelas 10 hingga 12 SMA Islam Terpadu Bina Insani mengikuti kegiatan kunjungan edukasi dan literasi ke Rumah Dunia, Serang.

Seluruh civitas academica Sekolah Khusus Negeri (SKHN) 01 Kota Serang, mulai dari penjaga sekolah, staf administrasi hingga guru mengikuti Pelatihan Menulis Kisah Inspiratif bersama Gol A Gong

Duta Baca Indonesia Gol A Gong kunjungi SMPN 10 Kota Serang, ajak 700 siswa gemar membaca, pelatihan puisi, dan donasi buku dari Perpusnas.

Sebagai novel anak, Negeri Permen layak direkomendasikan kepada anak usia 7 samapi 15 tahun. Alur dan ceritanya dapat menstimulus empati dan memperluas imajinasi. Selain itu bayak nasihat yang diselipkan oleh penulisnya di antara peristiwa yang dialami tokoh dalam novel Negeri Permen.

Saat belajar menulis di Rumah Dunia, para mentor tidak pelit dan merahasiakan bacaan. Mereka justru senang jika peserta kelas menulis juga membaca buku yang mereka baca.

Denny JA Foundation & Sekolah Alam Bratakasian Gelar Pelatihan Puisi Esai di Kuningan Bersama Gol A Gong

Maka, sebetulnya menu utama bersih-bersih bukan nyapu-nyapu dan cabut rumput, tapi kemistri dan transfer wawasan kepenulisan dari relawan sebagai tutor ke peserta menulis. Jika beruntung peserta menulis juga meminta masukan tulisan langsung dari mas Gol A Gong jika sedang ada di rumah.

Hal lain yang harus kita lakukan bersama di Rumah Dunia sepanjang 2025-20230 adalah mendorong kembali terciptanya berbagai buku dan karya tulis di Rumah Dunia seperti di periode awal. Di momen-momen seperti Hari Ulang Tahun Rumah Dunia, Hari Buku, Hari Puisi, dan perayaan yang berkaitan dengan buku dan literasi, saya berharap ada buku yang ditulis oleh keluarga besar Rumah Dunia.

Seperti halnya menulis, ketika menyapu di Rumah Dunia, saya tidak sekadar menyapu. Saya belajar memperhatikan dan melihat detail. Menyapu dan menulis menurut saya memliki kesamaan, sama-sama harus memperhatikan detail.

Kalaupun aku diminta untuk bersaksi, aku tidak sanggup. Aku juga bingung kesaksian atas peristiwa dan kenangan mana yang harus kuceritakan. Tidak ada peristiwa istimewa saat kita bersama. Aku pernah pergi ke laut bersamamu, aku pernah pergi ke hutan, ke bukit, ke pulau juga ke pasar juga bersamamu. Semuanya tidak ada yang istimewa, semuanya sangat istimewa.

Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia adalah pelayan. Yang selfie sendirian, wefie, minta tanda tangan, semua saya layani. Dengan cara seperti ini, saya anggap sebagai kampanye baca-tulis juga.

Tiga tahun sudah Rudi Rustiadi menemani saya sebagai Asisten Duta Baca Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke. Silakan kontak Rudi jika ingin mengundang saya.

Gol A Gong mengajak semua elemen di SMPK St. Yoseph Noelbaki untuk mampu mengembangkan potensi diri melalui karya-karya tulis, apapun bentuknya.