Presiden Indonesia Joko Widodo sudah meresmikan jembatan Teluk Kendari ini Kamis 22 Oktober 2020. Jembatan sepanjang 1,34 kilometer dan lebar 20 meter ini awalnya menimbulkan pro dan kontra. Kenapa harus menghancurkan konta lama. Pemangunan memang selalu menimbulkan korban. Jembatan ini memang sangat membantu masyarakat dalam mobilitas logistik, karena menghubungkan sisi kawasan Pelabuhan Kota Lama dengan sisi Pulau Bungkutoko di Kecamatan Poasia di Kota Kendari.



Jokowi dalam sambutannya mengatakan, “Alhamdulillah, Jembatan Teluk Kendari telah selesai dikerjakan selama 5 tahun. Biayanya Rp 804 miliar.”
Saya pernah menulis puisi dengan judul Ode Buat Kendari. Ini puisinya:


ODE BUAT KENDARI
“Kenangan itu bersembunyi
di balik besi beton
tak perlu kau korek-korek
Kota lama Kendari tak akan hilang
dalam ingatan,” Talia
memanggil- manggil namaku


Perahu ditambatkan
air mata kakek tumpah
menambah asin air laut
“Kau belajar naik sepeda
bermimpi jadi saudagar
di kota lama yang dihancurkan.”

Kakek menepi ke teluk
aku menuntunnya menyeberang
masjid terapung di matanya
*) Kendari 9/11/2019
Semoga saya diberi kesempatan datang lagi ke Kendari menikmati Jembatan Teluk Kedari.


