Suhendi, perwakilan mahasiswa KKN 55 mengungkapkan perasaan senangnya, “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Rustam, karena diberikan kesempatan untuk melihat pembuatan gula aren. Kita dapat ilmu baru tentang pembuatan gula aren dari awal hingga akhir,” ungkapnya.

Giofani, ketua KKN 55 menerangkan dengan adanya kunjungan ke tempat pembuatan gula aren, bisa menjadi modal untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, dengan memperkenalkannya lebih luas melalui sosial media. “Kami ingin menggunakan seluruh komponen media, sebagai wadah memperkenalkan gula aren yang khas wilayah di sini,” katanya.

Harapan kelompok KKN 55, melalui jaringan teknologi yang sudah pesat, semoga nantinya bisa menjadi ajang promosi, untuk mengangkat nilai jual gula aren di Desa Cirompang


