Kemesraan Pasangan Literasi bersama Petualangan Seru Digital Sekolah Enuma Berbahasa Indonesia

Saya sebagai Duta Baca Indonesia oleh Perpusnas RI diperbolehkan bekerjasama dengan pihak lain – apakah itu perusahaan swasta, organisasi, instansi pemerintahan dalam mengembangkan budaya membaca dan menulis. Saya sudah bekerjasama dengan Adaro dan Angkasa Pura 2. Sejak Januari 2022 ini saya bekerjasama dengan Sekolah Enuma Berbahasa Indonesia.

Anak-anak SDN Lembor, Manggarai Barat, Safari Literasi Maret 2022

Sungguh asik mengenalkan Petualangan Seru Digital Sekolah Enuma Bahasa Indonsia kepada anak-anak. Saya dan tim memulainya di Sfari Literasi Jawa-Bali-NTB-NTT, Januari hngga April 2022. Di sela-sela Safari Literasi 80 kota dan 200 tiitk kegiatan selama 84 hari.

TK St Theresa, Boru, Flores Timur, Safari Literasi Maret 2022

Kemudian Minggu 7 Agustus 2022 saya dan tim – Tias Tatanka, Rudi Rustiadi, Djoe Taufik, dan Nurfahmi Wina meluncur ke Pustaka Terbang di Kampung Kepuh, Anyar, Kabupaten Serang. Ini kegiatan sebulan sekali. Tidak hanya di Banten. Rencananya akan keluar Banten juga seperti saat Safari Literasi Jawa-Bali-NTB-NTT.

Nah, di Pustaka Terbang – saya anggap kampung ini di lingkungan destinasi wisata pantai Anyar di Selat Sunda yang kesohor itu – Petualangan Enuma dan Duta Baca Indonesia berjalan seru dan asik. Saya bersemangat sekali jika sudah bebicara di depan anak-anak.

Sekolah Enuma Bahasa Indonesia dan Duta Baca Indonesia akan mengunjungi anak-anak dan orang tuanya untuk bertualang digital sebula sekali – hingga Desember masih di beberapa Kota dan Kabupaten di Banten. Tahun 2023 tentu ke luar Banten lagi.

Anak-anak di Pustaka Terbang

Kali ini lokasi yang dipilih adalah di Anyer, Banten, bekerja sama dengan TBM Pustaka Terbang yang dikelola oleh Taufik Hidayatullah. Menunya ngobrol tentang pengasuhan anak, main bersama aplikasi Sekolah Enuma Bahasa Indonesia, Quiz dengan hadiah menarik dari Enuma.

Kami juga menyediakan 20 goodie bag untuk anak-anak, 2 suvenir untuk guru, merchandise & hadiah quiz.

Mahasiswa Universitas Prima Graha yang sedang KKN jadi relawan

Ketika saya dan Tias berdialog dengan anak-anak dan orangtua nya, kami cukup kaget ketika menu pembicaraannya adalah seputar dunia digital. Anak-anak kecil yang masih usia kelas 1 hingga kelas 4 SD suhan memiliki akun tiktok, IG, dan YouTube.

Ketika saya bilang, “Saya di Korea bertemu K-Pop seperti BTS, anak-anak itu berseru girang. Apalagi anak-anak Gen Z yang di usia SMP berteriak histeris.

Saya dan Tias mencoba memberi wawasan, bahwa gawai atau HP tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak sekarang. Mereka sudah akrab dengan medsos, mereka tidak lagi senang menonton TV. Mereka sudah memindahkan TV ke saku celana mereka. Kita hanya perlu beradaptasi dengan cara berpikir mereka.

Videonya:

Setelah tanya-jawab seputar program ideal untuk melengkapi keseharian mereka di dunia digital, giliran Wina dan Tias mengajak mereka bermain dengan kegiatan utama; Petualangan Seru Digital bersama Sekolah Enuma Bahasa Indonesia. *

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==