Ia mengatakan alasan kenapa belajar taekwondo, karena ingin menjadi seperti ayahnya. “Dulu ayah saya juga belajar taekwondo, tapi dia kurang beruntung karena tidak pernah ikut lomba. Hambatannya karena tidak punya biaya,” kata anak lelaki yang kini duduk di bangku kelas IX SMP Unggulan Uswatun Hasanah itu, Senin, 12 September 2022.

Ia merasa beruntung karena nasibnya lebih baik dari ayahnya, Muhamad Harahap. “Ayah saya juga selalu mendukung saya untuk mengembangkan diri di taekwondo,” ucapnya.
Selain itu, alasan lain Idris ikut taekwondo adalah agar dirinya tidak diganggu atau di-bully oleh teman-temannya. “Waktu SD saya sering diganggu teman sekolah. Untung saat itu saya sudah belajar silat, jadi saya bisa melawan. Untungnya, di SMP tidak ada yang mengganggu saya,” ungkapnya.

Idris mengaku, taekwondo itu spesial. Selain bisa untuk melindungi diri, taekwondo juga mengajarkannya hal positif lain. “Saya belajar untuk saling menghormati, bekerja keras dan menghargai orang lain.”
Ia berkomitmen untuk latihan lebih giat lagi. Dalam seminggu, ia latihan taekwondo dua kali di klubnya dan sekali di sekolah saat program ekstrakurikuler. Ia juga melakukan latihan mandiri di rumah bersama teman atau dengan menggunakan media Youtube untuk mendapatkan materi dan jenis latihan. Ia juga sering latihan fisik dengan cara berlari.

“Dengan demikian saya berharap, saya bisa lebih berprestasi lagi di masa mendatang,” pungkasnya. *



