Literasi Baca Tulis di Usia Tua

Sesekali saya membaca buku-buku baru yang ibarat air bah – suka bingung mana dulu yang harus saya baca. Di era 1980-an persoalan buku-buku baru sepertinya sangat teratur dan pelan mengalir, sehingga bisa menikmati dengan khusuk. Sekarang semua orang berlomba menerbitkan buku.

Sebagai Duta Baca Indonesia 2021 – 2025, yang saya lakukan bersama Perpusnas RI adalah memberi tahu kepada orang-orang, bahwa tidak ada pekerjaan yang sia-sia dari membaca. Literasi baca tulis (beradaptasi dengan literasi digital) ini sangat luar biasa manfaanya, bahkan berdaya guna. Bisa mendatangkan nilai ekonomi yang tinggi. Beberapa novel saya ada yang disietronan dan difilmkan.

Akhir tahun 2022 ini film Balada Si Roy yang diadaptasi dari novel best seller saya tayang di bioskop seluruh Indonesia. Itu sebabnya tagline saya: Berdaya dengan buku.

Jadi membaca bagi anak muda tentu untuk mengejar karir. Sedangkan membaca bagi saya tujuan utamanya bukan untuk kelihatan pintar apalagi mengejar karir, tapi lebih pada agar saya sehat jasmani dan rohani alias tidak pikun. Semacam terapi. Dan tentu setelah itu menuliskannya lebih berguna.

Sekali lagi, literasi baca tulis tidak akan pernah mati dalam kehidupan kita. Juga ketika kita sudah beranjak tua.

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==