Ini contoh menulis kalimat pembuka sebuah novel denan unsur kuliner dan rasa romansa atau cinta:
“Tangannya gemetar saat menyuapkan sesendok bubur kacang hijau yang baru saja ia rebus sendiri—bukan karena takut rasanya aneh, tapi karena ini pertama kalinya ia memasak untuk seseorang yang ia cintai.”

Jadi kakimat di atas terasa sekali unsur “showing”, buka “telling”. Ada tokoh, kuliner kacang hijau, aktivitas memasak, dan setting lokasi yang pembaca visualkan adalah “dapur” atau “ruang makan”.
Gol A Gong



