FTBM Flores Timur kembali menggelar lapak baca bermitra dengan Komunitas Jejak Zaman dengan peserta anak-anak SDK Lamanais asuhan Ibu Maria Sawun dan anak-anak TBM Nubun Tawa Tanjung Bunga asuhan Ibu Rinsi Kelen.

Sebanyak 30 lebih anak berkumpul di Taman Kota; mereka bermain dan bergembira. Bukan sembarang mainan tapi mereka diperkenalkan dengan permainan tradisional, yaitu permainan “salam sabrang” yang khas dan unik, dimulai dari yang paling gampang sampai paling sulit.
Permainan “salam sabrang” ini populer di Jawa Barat, tapi dalam ragam yang lain permainan ini sudah juga dikenal anak-anak dengan nama yang lain.

Ada anak yang cepat menangkap permainan ini, ada yang agak sedikit lambat, tapi semua bergembira dengan permainan ini. Jika ada anak yang lebih dulu paham membantu, maka diaa menjelaskan kepada temannya.
Begitulah esensi permainan anak, yaitu berbagi kebahagiaan, bergotong-royong dan juga fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan.

Lewat agenda sederhana ini akhirnya anak-anak di Flores Timur pelan-pelan mengenal kembali permainan tradisional rakyat.
Hal yang kadang lebih sering didiskusikan di meja-meja akademisi menjadi kegelisahan, mesti diturunkan langsung kepada anak-anak dan ternyata anak-anak gembira menerimanya.

Untuk menguatkan hal ini diperlukan adalah adanya relawan-relawan tangguh yang mendampingi anak-anak seperti Ibu Maria Sawun dan Rinsi Kelen; mereka setia mendampingi anak-anak asuh tumbuh kembang secara positif. (*)



